Barcelona Kehilangan Xavi Espart 7 Pekan Usai Cedera di El Clasico

xavi espart oranye barcelona

Gelandang muda Barcelona asal Spanyol, Xavi Espart. (Foto: fcbarcelona.com)

GEBRAK.ID — Barcelona mendapat pukulan telak setelah bek muda Xavi Espart dipastikan absen sekitar tujuh pekan akibat cedera pergelangan kaki kanan. Cedera tersebut dialami Espart ketika Barcelona kalah 1-2 dari Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (25/10/2026) waktu setempat.

Melalui pernyataan resmi pada Senin (26/10/2026), Barcelona mengonfirmasi hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya cedera pada sindesmosis, jaringan penghubung di area pergelangan kaki kanan Espart. Klub memperkirakan pemain berusia 19 tahun itu membutuhkan waktu sekitar tujuh pekan untuk menjalani pemulihan.

“Pemeriksaan yang dilakukan mengonfirmasi bahwa Xavi Espart mengalami cedera pada sindesmosis pergelangan kaki kanannya akibat benturan dengan pemain lawan dalam pertandingan melawan Real Madrid. Perkiraan waktu pemulihannya sekitar tujuh pekan,” demikian pernyataan resmi Barcelona.

Espart mengalami masalah tersebut setelah terlibat duel dengan pemain Real Madrid, Aurélien Tchouaméni. Ia sempat mencoba melanjutkan pertandingan, tetapi akhirnya meminta pergantian pemain pada menit ke-30. Pelatih Hansi Flick kemudian memasukkan Alejandro Balde untuk menggantikannya.

Kekalahan dari Madrid sekaligus menambah persoalan Barcelona yang tengah menghadapi krisis pemain di lini belakang. Sebelum Espart, sejumlah pemain bertahan seperti Andreas Christensen, Eric Garcia, dan Jules Kounde juga mengalami masalah kebugaran.

Terancam Absen dalam Sejumlah Laga Penting

Dengan perkiraan pemulihan selama tujuh pekan, Espart berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan Barcelona hingga menjelang akhir tahun. Salah satu laga penting yang terancam dilewatkannya adalah pertandingan melawan Atletico Madrid pada November 2026.

Barcelona juga harus menghadapi jadwal kompetisi Eropa di tengah keterbatasan pilihan pemain. Sejumlah pertandingan Liga Champions, termasuk melawan Manchester City dan Aston Villa, berpotensi berlangsung tanpa kehadiran bek muda tersebut.

Absennya Espart menjadi kehilangan berarti bagi Flick. Pemain jebolan akademi La Masia itu mulai mendapat kepercayaan sebagai starter dan mampu bermain di beberapa posisi, terutama sebagai bek sayap kanan maupun kiri.

Meski posisi alaminya berada di lini tengah, Espart menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan tim. Keunggulannya dalam membantu serangan dan mendukung permainan berbasis penguasaan bola membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang menarik perhatian musim ini.

Namanya semakin dikenal setelah tampil melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Barcelona 2-4 tersebut, Espart mencetak gol pertamanya di kompetisi itu.

Espart merupakan bagian dari generasi pemain muda La Masia yang juga mencakup Pau Cubarsí, Lamine Yamal, dan Marc Bernal. Mereka menjadi bagian dari upaya Barcelona membangun kekuatan tim melalui pemain-pemain binaan sendiri.

Kini, Flick harus mencari solusi untuk menjaga kestabilan pertahanan sambil menunggu para pemainnya pulih. Cedera Espart datang pada saat yang sulit, ketika Barcelona membutuhkan kedalaman skuad untuk bersaing di Liga Spanyol dan Liga Champions.

(A. Rayyan K/Sumber: Barcelona)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID