Profil Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Prabowo Jadi Plt Kepala Staf Presiden

kepala-sekretariat-presiden-letjen-ariyo-windutomo-1793770839415_169

Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penunjukan tersebut menyusul pemberhentian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala KSP pada Rabu (4/11/2026). (Foto: Arsip Setneg)

GEBRAK.ID — Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penunjukan tersebut menyusul pemberhentian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala KSP pada Rabu (4/11/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan itu dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ariyo yang sebelumnya menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) kini mendapat tugas sementara untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Listyo.

“Pagi hari ini tadi Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani Keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Selanjutnya, Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut. Untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo,” kata Prasetyo.

Penunjukan Ariyo berlangsung di tengah proses hukum yang menjerat Listyo dalam perkara dugaan penyadapan ilegal. Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan Listyo bersama Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso sebagai tersangka.

Lantas, siapa sosok Ariyo Windutomo yang kini mendapat kepercayaan Presiden Prabowo?

Lulusan Akmil 1996

Ariyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996. Ia memiliki pengalaman penugasan di lingkungan militer maupun pemerintahan, terutama pada bidang administrasi dan pengelolaan kelembagaan.

Sebelum masuk lingkungan Istana, Ariyo cukup lama berkarier di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Analis Madya Biro Kepegawaian, Kepala Bagian Kepegawaian, hingga Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemhan.

Saat menjabat Kepala Biro Umum pada 2022, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal atau jenderal bintang satu.

Pengalamannya di lapangan juga mencakup tugas sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok sekitar 2011–2012. Ia juga pernah bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih.

Dari Kemhan ke Lingkungan Istana

Karier Ariyo kemudian berlanjut ke lingkungan kepresidenan. Pada 29 November 2024, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi melantiknya sebagai Kepala Sekretariat Presiden. Saat itu, Ariyo berpangkat Mayor Jenderal TNI dan tercatat sebagai Kasetpres pertama yang berlatar belakang militer.

Jabatan tersebut menempatkannya dalam lingkup kerja yang mendukung kegiatan Presiden RI, termasuk urusan administrasi dan penyelenggaraan agenda kepresidenan.

Dalam perjalanan kariernya, pangkat Ariyo kemudian meningkat hingga Letnan Jenderal atau bintang tiga.

Kini, pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Ariyo untuk menjalankan tugas sementara sebagai Kepala KSP. Publik juga menanti bagaimana ia menjaga kesinambungan kerja lembaga yang memiliki peran membantu Presiden dalam mengawal program-program prioritas pemerintah.

Penunjukan ini sekaligus menandai pergantian pimpinan KSP setelah Listyo Sigit diberhentikan dari jabatan tersebut.

(A. Rayyan/berbagai sumber)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID