Shayne Pattynama Belum Juga Dimainkan Shin Tae-yong di Persija, Apa Alasan Sebenarnya?
Shayne Pattynama belum juga dimainkan Persija Jakarta pada musim kompetisi 2026/2027. Kebugaran dan adaptasi taktik menjadi pertimbangan staf pelatih. (Foto: Persija Jakarta)
GEBRAK.ID — Nasib Shayne Pattynama di Persija Jakarta masih menjadi perhatian. Meski sudah masuk rombongan tim untuk menghadapi PSMS Medan dalam ajang I.League Cup 2026/2027, bek kiri Timnas Indonesia itu kembali gagal memperoleh kesempatan bermain.
Dalam pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026), Persija harus puas bermain imbang 1-1 melawan PSMS. Pelatih Persija Shin Tae-yong memilih Pratama Arhan sebagai starter di posisi bek kiri dan memainkannya selama 90 menit.
Sementara itu, Dony Tri Pamungkas masuk pada menit ke-67. Shayne hanya menghuni bangku cadangan tanpa memperoleh menit bermain.
Situasi tersebut memperpanjang penantian pemain berusia 28 tahun itu untuk menjalani debut bersama Persija pada musim 2026/2027. Sebelumnya, namanya juga belum masuk daftar susunan pemain dalam sejumlah pertandingan BRI Super League.
Kondisi Kebugaran Jadi Pertimbangan
Baca Juga
Namun, keputusan tidak memainkan Shayne ternyata memiliki penjelasan dari staf pelatih. Asisten pelatih Persija, Choi In-cheul, mengungkapkan bahwa pemain tersebut masih menjalani proses peningkatan kebugaran.
Sebelum pertandingan melawan PSMS, Choi menjelaskan alasan Persija membawa Shayne ke Medan sekaligus belum memastikan keterlibatannya di lapangan.
“Untuk Shayne, kami memang membawanya ke turnamen ini. Namun, saat ini dia masih dalam proses meningkatkan kondisi kebugarannya,” kata Choi, Senin (2/11/2026).
Choi menambahkan, tim pelatih akan melihat perkembangan kondisi pemain dan kebutuhan pertandingan sebelum menentukan kesempatan bermain.
Pertimbangan kebugaran bukan satu-satunya hal yang pernah disampaikan Shin Tae-yong. Pada Oktober 2026 lalu, pelatih asal Korea Selatan itu juga menjelaskan bahwa Shayne belum memiliki cukup waktu untuk berlatih bersama tim dan memahami skema permainan Persija.
Saat itu, Shin menyebut Shayne masih membutuhkan waktu beradaptasi, terutama setelah menjalani agenda bersama tim nasional.
Menariknya, pada pertandingan melawan PSMS, Shin Tae-yong tidak mendampingi Persija secara langsung karena kondisi kesehatannya. Asisten pelatih Choi In-cheul mengambil alih tugas di pinggir lapangan, tetapi tetap berkomunikasi dengan Shin mengenai strategi tim.
Persaingan di Sektor Bek Kiri
Persija memiliki sejumlah pilihan untuk mengisi posisi bek kiri. Pratama Arhan dan Dony Tri Pamungkas menjadi dua pemain yang mendapat kesempatan tampil saat menghadapi PSMS.
Kondisi ini membuat Shayne harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan tempat dalam susunan utama. Pengalaman bersama Timnas Indonesia tentu menjadi modal, tetapi staf pelatih tetap mempertimbangkan kebugaran, adaptasi, dan kebutuhan taktik.
Shayne sebelumnya tampil dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia. Namun, kesempatan membela negara tidak otomatis menjamin tempat di skuad utama Persija.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Shayne mengenai situasinya di klub. Unggahan singkat bertuliskan “sabar” melalui Instagram Story sempat menarik perhatian, tetapi belum ada kepastian bahwa pesan tersebut berkaitan dengan minimnya kesempatan bermain.
Kontrak Shayne bersama Persija hingga Juni 2028 sehingga ia masih memiliki waktu untuk memperjuangkan tempatnya. Keputusan mengenai masa depannya, termasuk kemungkinan dipinjamkan ke klub lain, belum dapat dipastikan.
(Damar Pratama/Sumber: Persija Jakarta)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID