Oiwa Disiapkan Gantikan Moriyasu di Timnas Jepang, Penundaan Piala Asia Ubah Rencana

go oiwa - afp karim j

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) telah menetapkan Go Oiwa (tampak dalam gambar) sebagai penerus Hajime Moriyasu sebagai pelatih Timnas Jepang. (Foto: AFP/Karim J)

GEBRAK.ID — Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) menghadapi perubahan rencana pergantian pelatih tim nasional (timnas) setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunda Piala Asia 2027. Situasi ini membuat Hajime Moriyasu berpotensi mengakhiri masa tugasnya sebelum sempat memimpin Samurai Biru dalam turnamen tersebut.

JFA sebelumnya telah menetapkan Go Oiwa sebagai penerus Moriyasu. Berdasarkan pengumuman resmi pada 23 Juli 2026, Moriyasu dijadwalkan tetap menangani timnas Jepang hingga Piala Asia 2027 selesai. Setelah itu, Oiwa akan mengambil alih untuk mempersiapkan Jepang menghadapi Piala Dunia 2030.

Namun, rencana tersebut berubah setelah AFC menggeser jadwal Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Turnamen yang semula berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini dijadwalkan pada 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028.

Perubahan kalender itu membuat masa depan Moriyasu menjadi perhatian. Sejumlah media melaporkan kontraknya bersama JFA berakhir pada 28 Februari 2027. Jika federasi tidak memperpanjang kesepakatan, pelatih berusia 58 tahun tersebut tidak akan lagi menangani Jepang ketika Piala Asia berlangsung.

Direktur Teknik JFA Masakuni Yamamoto belum memberikan kepastian mengenai waktu pergantian pelatih. Saat mengumumkan skuad Jepang untuk menghadapi Brasil dan Paraguay dalam laga persahabatan di Singapura pada November 2026 ini, Yamamoto hanya menyatakan bahwa keputusan mengenai serah terima jabatan berada di tangan federasi.

Moriyasu Terima Perubahan Jadwal

Moriyasu mengaku menerima perubahan situasi tersebut. Dia tetap berkomitmen menjalankan tugas selama masih memimpin timnas Jepang, meskipun peluangnya untuk membawa Samurai Biru meraih gelar Piala Asia menjadi tidak pasti.

“Jika Piala Asia tetap berlangsung sesuai jadwal, saya akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan gelar dalam tujuh pertandingan itu,” kata Moriyasu pada Rabu (4/11/2026), seperti dikutip AFP.

Moriyasu juga menilai perubahan jadwal bisa menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih berikutnya untuk mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional mendatang.

“Jika ketujuh pertandingan itu dijadwalkan ulang, tim manajemen baru dapat memanfaatkannya dengan baik untuk persiapan Piala Dunia berikutnya. Saya hanya menerima kenyataan,” ujarnya.

Oiwa Disiapkan untuk Proyek Piala Dunia 2030

Go Oiwa saat ini menangani timnas Jepang kelompok usia muda. JFA menyiapkannya sebagai bagian dari proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

Pelatih berusia 54 tahun itu sebelumnya menangani Kashima Antlers sebelum dipercaya memimpin timnas kelompok usia muda pada 2021. Ia juga membawa Jepang mencapai perempat final sepak bola putra Olimpiade Paris 2024.

Penundaan Piala Asia membuat JFA perlu memastikan kembali jadwal transisi kepelatihan. Hingga kini, federasi belum memberikan penjelasan resmi secara terperinci mengenai apakah Moriyasu akan mendapat perpanjangan kontrak atau Oiwa akan mengambil alih lebih awal.

Jepang tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Indonesia, Qatar, dan Thailand. Perubahan jadwal turnamen membuat persiapan Samurai Biru menuju kompetisi tersebut ikut mengalami penyesuaian.

(A. Rayyan K/Sumber: JFA)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID