Piala Asia 2027 Resmi Ditunda hingga 2028! Begini Dampaknya bagi Timnas Indonesia
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Keputusan ini mengubah agenda turnamen sepak bola terbesar di Benua Asia tersebut, sekaligus memengaruhi persiapan seluruh negara peserta, termasuk Timnas Indonesia. (Foto: AFC)
GEBRAK.ID — Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Keputusan ini mengubah agenda turnamen sepak bola terbesar di Benua Asia tersebut, sekaligus memengaruhi persiapan seluruh negara peserta, termasuk Timnas Indonesia.
Semula, Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Namun, AFC menetapkan jadwal baru pada 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028.
Melalui pengumuman di media sosial, AFC menyampaikan perubahan kalender kompetisi tersebut. Penundaan ini berkaitan dengan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai belum kondusif.
Keputusan itu juga mempertimbangkan keselamatan pemain, ofisial, penonton, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Reuters melaporkan, kondisi keamanan dan gangguan perjalanan di kawasan tersebut menjadi pertimbangan utama panitia penyelenggara.
Meski begitu, jadwal baru tersebut masih memerlukan persetujuan FIFA sebelum berlaku secara resmi. Dengan demikian, federasi sepak bola negara peserta perlu menyesuaikan agenda persiapan sambil menunggu kepastian administrasi tersebut.
Baca Juga
Bagi Timnas Indonesia, penundaan ini tidak mengubah status kelolosan ke putaran final. Skuad Garuda termasuk dalam 24 negara yang berhak tampil pada Piala Asia 2027 setelah melewati rangkaian kualifikasi.
Dampak paling terasa adalah perubahan waktu persiapan. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memiliki tambahan waktu hampir satu tahun untuk membangun kekuatan tim, mengevaluasi pemain, serta mematangkan strategi menghadapi persaingan di level Asia.
Tambahan waktu tersebut juga membuka kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang dan memperbesar peluang masuk skuad utama. Namun, tim pelatih tetap perlu menjaga konsistensi performa pemain agar persiapan panjang tidak justru mengganggu momentum tim.
Di sisi lain, perubahan jadwal berpotensi memengaruhi kalender kompetisi domestik dan agenda klub. Turnamen yang semula berlangsung pada Januari 2027 kini melintasi pergantian tahun menuju Januari 2028. Klub-klub yang menyumbangkan pemain ke tim nasional perlu menyesuaikan rencana apabila jadwal liga beririsan dengan agenda Piala Asia.
Piala Asia 2027 merupakan edisi ke-19 dan akan diikuti 24 negara. Arab Saudi tetap menjadi tuan rumah dengan pertandingan yang direncanakan berlangsung di sejumlah kota, termasuk Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar.
Sebelum keputusan penundaan muncul, panitia lokal bersama AFC bahkan telah mengumumkan jadwal pertandingan, lokasi stadion, dan waktu sepak mula pada akhir Oktober 2026.
Kini, seluruh peserta harus menyesuaikan rencana menuju turnamen yang mundur hampir setahun. Bagi Indonesia, kesempatan tambahan ini dapat menjadi modal untuk mempersiapkan tim lebih matang, selama PSSI dan tim pelatih mampu menyusun program yang terarah.
(Damar Pratama/Sumber: AFC)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID