Kemenpar RI Siapkan Empat Strategi Tingkatkan Layanan Wisata Saat Libur Nataru

borobudur-indonesia-4742640_640

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas layanan destinasi wisata menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Tampak dalam gambar destinasi wisata Candi Borobudur di Kota Magelang, Jawa Tengah. (Foto ilustrasi: Pixabay)

GEBRAK.ID — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas layanan destinasi wisata menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Upaya ini bertujuan memberikan pengalaman berlibur yang aman, nyaman, berkesan, sekaligus terjangkau bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, pengalaman positif selama berwisata menjadi faktor penting yang mendorong seseorang kembali mengunjungi suatu destinasi.

“Kementerian Pariwisata ingin memastikan dalam libur Natal dan tahun baru nanti wisatawan mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan dengan biaya yang terjangkau sehingga minat untuk kembali berwisata terjaga,” kata Widiyanti dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pariwisata menyiapkan empat program utama. Pertama, menggelar perjalanan pengenalan destinasi atau familiarization trip (famtrip) guna memperluas promosi daerah wisata.

Kedua, memperkuat layanan kuliner dan gastronomi sebagai bagian dari daya tarik destinasi. Ketiga, menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meningkatkan keamanan produk pangan yang dijual di desa-desa wisata.

Keempat, menjajaki pemberian diskon tiket transportasi melalui kerja sama dengan Kementerian Perhubungan. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya perjalanan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk berlibur.

Strategi tersebut juga sejalan dengan persiapan sektor transportasi menghadapi lonjakan mobilitas akhir tahun. Kementerian Perhubungan memprediksi puncak pergerakan masyarakat menjelang Natal berlangsung pada 23–24 Desember 2026, sedangkan arus menjelang Tahun Baru diperkirakan mencapai puncaknya pada 30–31 Desember 2026.

Widiyanti berharap peningkatan kualitas layanan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi daerah tujuan wisata. Selain menjaga minat kunjungan, aktivitas wisata juga diharapkan meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

Sepanjang 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16 juta hingga 17,6 juta kunjungan. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara ditargetkan menembus 1,18 miliar perjalanan.

Dengan persiapan tersebut, pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan terjangkau diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati libur akhir tahun di berbagai destinasi Indonesia.

(Devona R/Sumber: Kemenpar)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID