
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di KTT G20. (foto: sekretariat presiden)
JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dunia saat ini sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. Berbagai krisis terjadi mulai dari pandemi Covid-19 yang hingga kini masih belum usai, terjadinya rivalitas yang terus menajam, hingga perang.
“Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa. Krisis demi krisis terjadi. Pandemi Covid-19 belum usai, rivalitas terus menajam, perang terjadi,” ujar Jokowi dalam sambutannya di G20 dengan tema ‘Kondisi Ekonomi Global, Ketahanan Pangan, dan Energi’, Selasa (15/11).
Krisis tersebut berdampak pada ketahanan pangan, energi, dan juga keuangan yang dirasakan dunia, terutama negara berkembang. Bahkan saat ini ada 48 negara berkembang dengan tingkat kerawanan pangan tertinggi yang akan menghadapi kondisi yang sangat serius.
Jokowi berharap agar pertemuan ini menghasilkan langkah-langkah nyata bagi krisis dunia saat ini. Sebagai Presiden G20, lanjut dia, Indonesia sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan lebar.
Namun demikian, keberhasilan hanya akan tercapai jika semua negara berkomitmen, bekerja keras, dan menyisihkan berbagai perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi dunia.
“Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan mencetak keberhasilan? Atau akan menambah satu lagi angka kegagalan? Buat saya, G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal,” ujarnya.
Karena itu, ia mendorong negara G20 untuk menunjukan kepada dunia bahwa G20 bisa bersikap bijak, memikul tanggung jawab, serta menunjukan jiwa kepemimpinan.
“Mari kita bekerja, dan mari kita bekerja sama untuk dunia. Recover together, recover stronger,” ucap dia.
(dkd)
Posting Komentar untuk "Buka KTT G20, Jokowi: Dunia Sedang Hadapi Tantangan yang Luar Biasa"