Forum yang digelar Kementerian Dalam Negeri ini mempertemukan unsur lengkap pemerintahan, mulai dari jajaran kabinet, kepala daerah, Forkopimda, DPRD, hingga TNI dan Polri. Bagi Prabowo, pertemuan besar ini penting untuk memastikan arah kebijakan pusat benar-benar sejalan dengan pelaksanaan di daerah.
“Saya merasakan semangat Saudara-Saudara sekalian. Ini energi besar untuk bangsa,” kata Prabowo di hadapan peserta Rakornas.
Presiden RI juga mengapresiasi Mendagri Tito Karnavian dan jajaran Kemendagri yang berhasil menghadirkan seluruh elemen pemerintahan dalam satu forum koordinasi. Menurutnya, sinergi semacam ini dibutuhkan agar program prioritas nasional tidak terhenti di tataran konsep.
Dalam arahannya, Prabowo menyinggung harapan masyarakat terhadap pemimpinnya. Ia menegaskan, rakyat ingin pemimpin yang jujur, adil, dan bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk diri sendiri.
“Rakyat tidak ingin pemimpin yang sibuk mengurus kepentingan pribadi,” tegas Prabowo.
Selain itu, Presiden RI mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap situasi global yang terus berubah. Kepala daerah diminta memiliki pemahaman luas terhadap dinamika dunia karena dampaknya bisa langsung terasa di wilayah masing-masing.
Isu kemandirian pangan juga menjadi sorotan. Prabowo menyebut swasembada pangan sebagai pilar utama kedaulatan bangsa yang harus diperkuat bersama oleh pemerintah pusat dan daerah.
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi agar kebijakan nasional benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
(Puspen Kemendagri)

Posting Komentar untuk "Presiden Prabowo Satukan Pusat–Daerah: Jangan Ada Pemimpin yang Lupa Rakyat!"