Khutbah Idul Fitri di Kudus: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Soroti Toleransi dan Gaya Hidup Sehat

Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya merawat toleransi dan membangun kehidupan yang sehat di tengah dinamika bangsa dan perubahan global yang kian cepat. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi khotib Salat Idul Fitri di Kampus Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). (Foto: Gebrak.id)
GEBRAK.ID; KUDUS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya merawat toleransi dan membangun kehidupan yang sehat di tengah dinamika bangsa dan perubahan global yang kian cepat. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi khotib Salat Idul Fitri di Kampus Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026).

Salat Id yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Kudus tersebut dihadiri puluhan ribu jamaah, memadati aula utama hingga halaman parkir kampus.

Dalam khutbahnya, Abdul Mu’ti—yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah—menekankan bahwa keberagaman adalah kenyataan sosial yang harus dirawat dengan sikap saling menghormati.

“Penting bagi kita untuk bersama-sama menjaga toleransi di tengah keberagaman dan dinamika yang ada. Perkembangan saat ini sangat dinamis, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Abdul Mu'ti di hadapan jamaah.

Toleransi di Tengah Dinamika Global

Pesan toleransi yang disampaikan Mu’ti relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini. Sejumlah lembaga seperti Setara Institute dalam berbagai laporannya kerapkali mengingatkan pentingnya penguatan nilai kebhinekaan untuk mencegah polarisasi sosial.

Menurut Mu’ti, umat Islam perlu tampil sebagai kekuatan penyejuk, bukan sebaliknya. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Jangan mudah terpancing oleh hal-hal negatif yang merusak kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Mu'ti.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). (Foto: Gebrak.id)
Mu'ti juga menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan kenyamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusional.

Sehat Jasmani dan Mental, Kunci Kehidupan Berkah

Selain soal toleransi, Mu’ti menyoroti pentingnya menjaga pola hidup sehat, baik secara fisik maupun mental. Ia menegaskan bahwa keberhasilan hidup tidak hanya diukur dari harta dan jabatan, tetapi dari cara memperolehnya.

“Tidak ada artinya harta yang diperoleh dengan cara tidak halal. Jabatan yang diraih dengan cara haram tidak akan membawa keberkahan. Itu hanya melahirkan penyakit, baik mental maupun fisik,” katanya.

Pandangan tersebut sejalan dengan berbagai riset kesehatan global, termasuk dari World Health Organization (WHO), yang menyebutkan bahwa kesehatan mental dan fisik saling berkaitan erat dalam menentukan kualitas hidup seseorang.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). (Foto: Gebrak.id)
Mu’ti mengajak umat Islam untuk mencari rezeki dengan cara yang halal dan menjadikan nilai-nilai moral sebagai fondasi kehidupan, sehingga tercipta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

Idul Fitri sebagai Momentum Refleksi

Khutbah Idul Fitri di UMKU itu menjadi pengingat bahwa hari kemenangan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan integritas pribadi.

Di tengah tantangan global, polarisasi politik, serta tekanan ekonomi, pesan tentang toleransi, persatuan, dan gaya hidup sehat terasa semakin relevan.

Idul Fitri, dalam pandangan Mu’ti, adalah ajakan untuk kembali pada nilai-nilai dasar: kejujuran, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

(Liputan Tim Redaksi Gebrak.id)



Posting Komentar untuk "Khutbah Idul Fitri di Kudus: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Soroti Toleransi dan Gaya Hidup Sehat"