10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Ada yang Sampai Jutaan per Dolar AS: Rupiah Nomor Berapa?

Deretan mata uang di dunia, termasuk rupiah. (Foto ilustrasi: Freepik)
Editor: Zaky AH

GEBRAK.ID – Kabar soal nilai tukar rupiah yang tembus Rp 17.000 per dolar AS memang bikin kening berkerut. Apalagi, Jumat (17/4/2026), posisi rupiah menyentuh level Rp 17.182,45 per USD 1.

Buat yang tinggal di Indonesia, wajar kalau langsung berpikir, "Wah, rupiah lemah banget, ya?" 

Tapi tunggu dulu. Ternyata di panggung dunia, rupiah masih punya "teman-teman" yang nasibnya jauh lebih terpuruk. Bahkan, ada mata uang yang sampai jutaan hanya untuk membeli satu dolar AS!

Yuk, kita bedah satu per satu daftar 10 mata uang terlemah di dunia versi Forbes per awal April 2026 ini. Siapa tahu, dengan tahu data ini, kita tak cuma jadi paham posisi rupiah, tapi juga sedikit lega—meskipun tetap waspada.

Siapa Sangka, Ada yang Satu Juta!


Peringkat pertama mata uang terlemah jatuh pada Rial Iran (IRR). Coba tebak, berapa nilai tukarnya? Satu dolar AS setara dengan 1.315.800 Rial Iran! Jutaan!

Angka yang begitu besar ini bukan tanpa sebab. Ekonomi Iran seperti tercekik oleh sanksi internasional yang berkepanjangan yang membuat nilai mata uangnya terus tergerus. Meski punya cadangan minak melimpah, tekanan geopolitik bikin Rial susah bangkit.

Posisi kedua ada Pound Lebanon (LBP) dengan nilai 89.565 per USD 1. Bayangkan, satu dolar saja bisa dapat hampir 90 ribu pound Lebanon. Krisis ekonomi yang melanda Lebanon sejak ledakan Beirut 2020 silam masih meninggalkan luka mendalam pada nilai tukar negara tersebut.

Tetangga Kita: Vietnam dan Laos

Nah, di Asia Tenggara, ternyata ada dua negara yang mata uangnya secara nominal lebih lemah dari rupiah. Mereka adalah Vietnam dan Laos.

Dong Vietnam (VND) menempati peringkat ketiga dengan nilai 26.336 per USD 1. Tapi jangan salah, pelemahan ini bukan karena krisis. Vietnam sengaja menjaga nilai dong-nya tetap rendah sebagai strategi ekspor. Dengan barang yang lebih murah di mata dunia, ekspor mereka jadi lebih kompetitif. Cerdik, kan?

Lalu ada Kip Laos (LAK) di posisi keempat, dengan nilai 22.065 per USD 1. Laos memang memiliki fundamental ekonomi yang berbeda, dan nilai tukarnya yang tinggi secara nominal mencerminkan tantangan ekonomi yang dihadapinya.

Posisi Rupiah di Urutan Kelima

Baru setelah itu, Rupiah Indonesia (IDR) di urutan kelima. Per 7 April 2026, rupiah tercatat di level Rp 17.066 per USD 1. Memasuki 17 April, posisinya bahkan sempat menyentuh Rp 17.182.

Apakah ini berarti ekonomi Indonesia lebih parah dari Vietnam? Jangan terburu-buru menyimpulkan. Para ekonom menjelaskan, nilai nominal sebuah mata uang sangat dipengaruhi oleh sejarah denominasi dan kebijakan moneter masing-masing negara.

Pelemahan rupiah saat ini lebih banyak dipicu oleh faktor eksternal. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia meroket. 

Sebagai negara importir minyak, Indonesia butuh lebih banyak dolar untuk membeli energi, yang otomatis menekan rupiah. Selain itu, investor global cenderung berbondong-bondong ke aset safe haven seperti dolar AS saat dunia sedang panas.

Pakar ekonomi dari INDEF, M. Rizal Taufikurahman, menyoroti bahwa kondisi ini menekan daya saing industri karena biaya operasional yang ikut membengkak. 

Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia Tahun 2026
 

No Nama Mata Uang Kode Kurs terhadap USD (2026)
1 Rial Iran IRR USD 1 = 1.315.800 IRR
2 Pound Lebanon LBP USD 1 = 89.565,64 LBP
3 Dong Vietnam VND USD 1 = 26.336,58 VND
4 Kip Laos LAK USD 1 = 22.065,41 LAK
5 Rupiah Indonesia IDR USD 1 = 17.066,15 IDR
6 Som Uzbekistan UZS USD 1 = 12.202,055 UZS
7 Franc Guinea GNF USD 1 = 8.774,19 GNF
8 Franc Burundi BIF USD 1 = 2.972,40 BIF
9 Malagasy Ariary (Madagaskar) MGA USD 1 = 4.177,54 MGA
10 Guarani Paraguay PYG USD 1 = 6.485,51 PYG


Jangan Panik, Tetap Waspada


Direktur riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah, mengingatkan bahwa meski fundamental ekonomi Indonesia masih tergolong baik dibandingkan negara-negara di puncak daftar, tekanan terhadap rupiah tidak bisa dianggap sepele.

"Pemerintah perlu mengkombinasikan kebijakan fiskal dan moneter secara kredibel. Intervensi pasar valas harus terukur, dan kita harus mulai mengurangi ketergantungan pada dolar AS secara bertahap," ujar Rizal Taufikurahman dalam keterangannya di RRI.

Jadi, bagi kita masyarakat awam, tidak perlu panik berlebihan. Namun, tetap bijak dalam mengelola keuangan, terutama jika memiliki rencana transaksi dalam dolar atau bepergian ke luar negeri. 

Yang jelas, rupiah masih jauh dari kata terlemah sejagat. Tapi, tentu kita semua berharap agar angka 17.000 ini segera bisa kita tinggalkan.

(Berbagai Sumber)

Posting Komentar untuk "10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Ada yang Sampai Jutaan per Dolar AS: Rupiah Nomor Berapa?"