GEBRAK.ID; JAKARTA – Dunia atletik mencatat sejarah baru setelah dua pelari elite berhasil menembus batas maraton di bawah dua jam dalam ajang London Marathon. Prestasi fenomenal ini diraih oleh atlet Adidas, Sabastian Sawe dan Yomif Kejelcha, yang tampil dengan performa luar biasa.
Dalam catatan resmi, Sawe mencetak waktu 1 jam 59 menit 30 detik, sementara Kejelcha mencatatkan 1 jam 59 menit 41 detik dalam debut maratonnya. Sementara itu, di kategori putri, Tigist Assefa juga menorehkan sejarah dengan rekor dunia maraton women-only sebesar 2 jam 15 menit 41 detik.
Pencapaian ini menandai era baru dalam olahraga lari jarak jauh, di mana batas yang selama ini dianggap mustahil akhirnya berhasil ditembus.
“Memecahkan rekor dunia adalah impian saya sejak lama. Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang kerja keras tim dan inovasi yang membantu kami melampaui batas,” ujar Sawe dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).
Hal senada disampaikan Tigist Assefa yang mengaku pencapaian tersebut merupakan hasil dedikasi bertahun-tahun. “Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dukungan tim, hal yang tampak mustahil bisa menjadi kenyataan,” katanya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran teknologi. Para atlet tersebut menggunakan sepatu lari terbaru Adidas Adizero Adios Pro Evo 3, yang disebut sebagai sepatu tercepat dan teringan yang pernah dikembangkan adidas.
General Manager adidas Running, Patrick Nava, menyebut pencapaian ini sebagai hasil kolaborasi panjang antara atlet dan tim inovasi. “Ini adalah bukti dedikasi bertahun-tahun dan pengembangan teknologi yang membuka babak baru dalam dunia lari,” ujarnya.
Sejak diluncurkan, lini Adizero memang telah mencatat berbagai prestasi gemilang. Dalam beberapa tahun terakhir, sepatu ini telah membantu atlet adidas meraih ratusan kemenangan serta memecahkan puluhan rekor dunia di berbagai ajang lari internasional.
Dominasi ini semakin mengukuhkan posisi Adidas sebagai salah satu pemimpin dalam inovasi perlengkapan olahraga, khususnya di cabang lari.
Rekor yang ditorehkan Sawe, Kejelcha, dan Assefa tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga tonggak penting dalam sejarah olahraga dunia. Batas maraton yang selama ini dianggap tak terjangkau kini telah runtuh, membuka peluang baru bagi generasi pelari berikutnya untuk melampaui capaian tersebut.
(Siaran Pers Adidas)

Posting Komentar untuk "Pecahkan Rekor Dunia! Atlet Pengguna Adidas Tembus Batas Maraton Sub-2 Jam di London"