Skandal Prostitusi Kelas Atas Guncang Serie A Liga Italia: 70 Pemain Jadi Klien, Termasuk Bintang Inter dan AC Milan

Serie A Liga Italia. (Foto: Pinterest) 

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; MILAN – Dunia sepak bola Italia tengah diguncang skandal besar. Otoritas Keuangan Italia (Guardia di Finanza) membongkar jaringan prostitusi kelas atas yang beroperasi dengan kedok agensi promosi acara di Cinisello Balsamo, wilayah metropolitan Milan. Sebanyak 70 pesepak bola Serie A Liga Italia diduga kuat menjadi pelanggan tetap jaringan haram ini .

Investigasi yang dilakukan Kejaksaan Milan mengungkap fakta mengejutkan: para pesepak bola ternama, termasuk dari klub raksasa seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, Sassuolo, dan Verona, tercatat sebagai klien dalam dokumen yang disita polisi .

Tarif Fantastis hingga Puluhan Juta Rupiah per Malam

Jaringan yang dikendalikan dari balik perusahaan fiktif ini menawarkan "paket all-inclusive" bagi kalangan jetset. Layanan mencakup akses ke klub malam eksklusif seperti Just Cavalli, hotel mewah seperti Me Milan Il Duca, hingga layanan seksual dengan tarif mencapai ribuan Euro atau setara puluhan juta rupiah per malam .

"Paket yang ditawarkan sangat terstruktur. Mulai dari makan malam di tempat eksklusif, pendampingan wanita, hingga akomodasi hotel bintang," demikian pernyataan penyidik sebagaimana dilansir dari laporan media setempat .

'Layanan Usai Pertandingan' dan Gas Tertawa

Yang lebih mengkhawatirkan, penyelidikan mengungkap adanya layanan khusus yang disebut "dopo partita" (usai pertandingan). Para pemain dapat memesan jasa tersebut setelah berlaga, baik saat bermain di Milan maupun dalam kesempatan lain .

Selain prostitusi, aparat juga menemukan indikasi penyalahgunaan nitrous oxide atau gas tertawa dalam pesta-pesta tersebut. Gas yang menyebabkan euforia ini dipilih karena tidak meninggalkan jejak dalam tubuh, sehingga sulit dideteksi dalam tes anti-doping .

Jaringan ini bahkan tetap beroperasi selama masa lockdown Covid-19. Dalam sebuah penggerebekan April 2021, polisi menemukan 17 orang berkumpul di kantor agensi tersebut, melanggar protokol kesehatan yang saat itu ketat .

4 Fasilitator Ditangkap, Uang Rp 24 Miliar Disita

Pihak berwenang telah mengambil tindakan tegas. Empat orang yang berperan sebagai fasilitator prostitusi dan pencucian uang ditangkap dan kini menjalani tahanan rumah .

Polisi juga menyita uang tunai senilai 1,2 juta Euro atau setara Rp 24 miliar yang diduga merupakan hasil keuntungan dari bisnis ilegal ini .

Bintang F1 Juga Terseret?

Tak hanya pesepak bola, penyelidikan juga mengungkap dugaan keterlibatan seorang pembalap Formula 1. Dalam rekaman penyadapan, terdapat percakapan yang meminta layanan untuk "seorang teman pembalap F1 yang ingin cewek bayaran" .

Bahkan, kasus ini semakin pelik setelah terungkap adanya seorang wanita yang hamil dari hubungannya dengan seorang atlet yang tercatat sebagai klien .

Belum Ada Pemain Jadi Tersangka

Meski nama-nama besar terseret, hingga saat ini belum ada satupun pesepak bola yang ditetapkan sebagai tersangka atau sedang diselidiki secara hukum. Menurut hukum Italia, prostitusi bukanlah kejahatan selama dilakukan secara sukarela. Yang melanggar hukum adalah pengorganisasian, perantaraan, dan eksploitasi .

Para pemain sejauh ini hanya tercatat sebagai klien dalam dokumen yang berhasil diamankan. Identitas mereka masih dirahasiakan pihak berwenang .

"Klien tidak termasuk dalam pihak yang diselidiki. Tidak ada indikasi kekerasan yang muncul dalam penyelidikan ini," ujar perwakilan Guardia di Finanza .

Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi sorotan publik Italia, terutama karena keterkaitannya dengan dunia sepak bola profesional dan kehidupan malam kalangan elite .

(berbagai sumber) 



Posting Komentar untuk "Skandal Prostitusi Kelas Atas Guncang Serie A Liga Italia: 70 Pemain Jadi Klien, Termasuk Bintang Inter dan AC Milan"