![]() |
| Suasana kampus yang tenang. (Foto ilustrasi: Freepik) |
GEBRAK.ID; JAKARTA– Memasuki tahun 2026, tren pemilihan jurusan kuliah semakin dipengaruhi oleh kebutuhan industri. Survei terbaru yang dirilis oleh National Association of Colleges and Employers (NACE) menunjukkan sejumlah jurusan menjadi favorit perusahaan dalam merekrut lulusan baru.
Berdasarkan laporan tersebut, perusahaan global kini lebih memprioritaskan lulusan dari bidang teknis dan bisnis. Data survei terhadap ratusan organisasi menunjukkan bahwa jurusan seperti keuangan dan teknik masih mendominasi, disusul oleh bidang teknologi dan manajemen.
10 Jurusan Paling Diincar Perusahaan 2026
Berikut daftar jurusan dengan tingkat permintaan tertinggi menurut survei tersebut:
1. Keuangan (61,3%)
2. Teknik Mesin (61,3%)
3. Ilmu Komputer (60%)
4. Akuntansi (58,7%)
5. Manajemen/Administrasi Bisnis (58,7%)
6. Teknik (lainnya)
7. Sistem Informasi
8. Ilmu Data
9. Teknik Industri
10. Bidang Sumber Daya Manusia
Survei ini memperlihatkan bahwa perusahaan semakin mencari lulusan yang memiliki keterampilan praktis, terutama dalam pengolahan data, teknologi, dan pengelolaan bisnis.
Selain itu, kondisi pasar kerja global juga menjadi faktor penting. Lulusan baru saat ini menghadapi persaingan yang lebih ketat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, seiring melambatnya pertumbuhan lapangan kerja di sejumlah negara maju.
Transformasi Digital Jadi Faktor Utama
Kecenderungan ini tidak lepas dari pesatnya transformasi digital di berbagai sektor industri. Bidang seperti teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), dan data science menjadi sangat krusial karena hampir semua perusahaan kini bergantung pada data untuk pengambilan keputusan.
Sejumlah laporan pendidikan global juga menegaskan bahwa jurusan berbasis teknologi seperti IT, data science, dan cybersecurity akan terus mengalami peningkatan permintaan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Di sisi lain, jurusan klasik seperti akuntansi dan manajemen tetap relevan karena menjadi fondasi operasional perusahaan.
Apakah Tren Ini Terjadi di Indonesia?
Fenomena serupa ternyata juga terjadi di Indonesia. Sejumlah data dari lembaga nasional menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri bergerak sejalan dengan tren global, terutama dalam sektor digital, kesehatan, dan bisnis.
Misalnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11 persen pada 2025, yang turut mendorong permintaan tenaga kerja profesional di sektor manajemen, industri, dan jasa.
Selain itu, laporan industri dan survei gaji seperti Michael Page Indonesia Salary Guide menunjukkan bahwa lulusan di bidang informatika, sistem informasi, dan bisnis digital memiliki daya tawar tinggi di pasar kerja nasional.
Kebutuhan tenaga kesehatan juga masih tinggi. Kementerian Kesehatan mencatat rasio dokter di Indonesia masih di bawah standar ideal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sehingga membuka peluang besar bagi lulusan kedokteran.
Tak hanya itu, peningkatan penggunaan internet dan media sosial turut mendorong kebutuhan tenaga profesional di bidang komunikasi dan digital marketing.
Apakah Ada Studi Sejenis di Indonesia?
Walau belum banyak survei nasional yang secara spesifik menyamai skala NACE, beberapa lembaga di Indonesia telah merilis kajian serupa.
Laporan BPS dan industri rekrutmen menunjukkan tingginya permintaan di sektor teknologi, keuangan, dan bisnis digital.
Kementerian Kesehatan dan Kemenkumham menyoroti kebutuhan tenaga di bidang kesehatan dan hukum yang terus meningkat.
Laporan global seperti World Bank 2026 juga digunakan sebagai acuan untuk melihat kebutuhan SDM di Indonesia, khususnya terkait tata kelola perusahaan dan ekonomi digital.
Selain itu, berbagai perguruan tinggi di Indonesia juga merilis analisis tren jurusan yang dibutuhkan industri, yang hasilnya konsisten: teknologi, bisnis, kesehatan, dan komunikasi menjadi bidang paling menjanjikan.
Tren Global dan Indonesia Semakin Selaras
Secara umum, tren jurusan kuliah yang diminati perusahaan di tingkat global ternyata sangat relevan dengan kondisi di Indonesia. Perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga keterampilan spesifik yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
Bidang teknologi, data, bisnis, dan kesehatan menjadi pilar utama kebutuhan tenaga kerja masa depan. Namun, para ahli menekankan bahwa memilih jurusan tidak seharusnya hanya mengikuti tren.
Kesesuaian dengan minat, kemampuan, serta kesiapan menghadapi perubahan industri tetap menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan karier di masa depan.
Dengan kata lain, meski data menunjukkan jurusan tertentu lebih “laku” di pasar kerja, keputusan terbaik tetap berada pada kombinasi antara passion dan kebutuhan industri.
(berbagai sumber)
Artikel Terkait 10 Jurusan Paling Diburu Perusahaan 2026: Keuangan hingga IT Dominasi Rekrutmen

Posting Komentar untuk "Survei 2026 Ungkap 10 Jurusan Kuliah Paling Diburu Perusahaan, Apakah Tren Ini Juga Terjadi di Indonesia?"