TKA SMP 2026 Gelombang 2 Hari Keempat Lancar, Kemendikdasmen: Bukti Kesiapan Sistem Nasional

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Gelombang 2 memasuki hari keempat dengan hasil yang dinilai berjalan lancar di berbagai daerah. (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto


GEBRAK.ID; JAKARTA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Gelombang 2 memasuki hari keempat dengan hasil yang dinilai berjalan lancar di berbagai daerah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut kelancaran ini menjadi cerminan kesiapan sistem asesmen nasional serta solidnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Berdasarkan laporan sementara, TKA hari keempat digelar serentak mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dalam empat sesi. Sesi pertama diikuti 574.234 peserta, sesi kedua 563.632 peserta, sesi ketiga 318.985 peserta, dan sesi keempat 73.139 peserta. Total partisipasi ini menunjukkan antusiasme dan kesiapan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan asesmen skala nasional.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan kelancaran pelaksanaan tak lepas dari perencanaan matang dan kesiapan teknis yang telah dipersiapkan secara komprehensif.

“Pelaksanaan TKA yang berjalan lancar di berbagai daerah mencerminkan kesiapan teknis dan perencanaan yang matang dari satuan pendidikan. Fleksibilitas moda pelaksanaan juga menjadi kunci dalam menjawab beragam kondisi di lapangan,” ujar Toni di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Fleksibel: Daring dan Semi Daring


Pelaksanaan TKA mengacu pada petunjuk teknis yang memberi keleluasaan kepada sekolah memilih moda daring atau semi daring. Skema ini dirancang untuk menyesuaikan kondisi infrastruktur dan tantangan geografis di berbagai wilayah Indonesia.

Moda daring membutuhkan koneksi internet stabil selama ujian berlangsung, baik pada komputer proktor maupun peserta. Sementara moda semi daring memungkinkan komputer peserta digunakan tanpa koneksi internet penuh, dengan jaringan hanya dibutuhkan saat sinkronisasi data, aktivasi sistem, rilis token, dan unggah hasil jawaban.

Kebijakan ini dinilai sejalan dengan upaya transformasi digital pendidikan nasional yang juga didorong oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam penguatan sistem asesmen berbasis komputer.

Kolaborasi Jadi Kunci


Selain fleksibilitas teknis, sekolah juga diberi opsi melaksanakan ujian secara mandiri atau menumpang di satuan pendidikan lain, dengan mempertimbangkan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia.

Toni menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sekolah menjadi fondasi utama keberhasilan pelaksanaan TKA. “Kolaborasi yang terbangun memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Kemendikdasmen pun mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dan berharap kualitas pelaksanaan TKA tetap terjaga hingga akhir gelombang.

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)


Posting Komentar untuk "TKA SMP 2026 Gelombang 2 Hari Keempat Lancar, Kemendikdasmen: Bukti Kesiapan Sistem Nasional"