5 dari 16 Korban Jiwa Bus ALS Terbakar di Sumsel Sudah Teridentifikasi

Ilustrasi tabrakan bus ALS dengan truk tangki BBM. (Foto: Gebrak.id/ AI) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK ID; JAKARTA---Tragedi kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mulai menemukan titik terang. Hingga Kamis (7/5/2026), polisi memastikan lima jenazah korban tewas telah berhasil diidentifikasi. 

Kecelakaan hebat yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.39 WIB itu menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat. Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, mayoritas korban tewas akibat terjebak di dalam bus yang dilalap api. 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

“Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik masih bekerja melakukan identifikasi korban,” ujar Nandang. 

Berikut lima korban yang sudah berhasil diidentifikasi berdasarkan data kepolisian:

1. Aryanto (49 tahun), sopir truk tangki PT Seleraya, warga Lubuklinggau

2. Martono (48), penumpang atau kernet truk tangki, warga Desa Belani, Muratara

3. Alif (44), sopir Bus ALS asal Jawa Tengah

4. Saf (50), kru atau kenek Bus ALS asal Medan

5. Maleh (42), kru atau kenek Bus ALS asal Medan 

Sementara itu, 11 korban lainnya hingga kini masih dalam proses identifikasi. Polisi menyebut proses tersebut cukup sulit karena sebagian besar jasad mengalami luka bakar berat akibat kebakaran hebat setelah tabrakan. 

Kabid Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto mengatakan pihaknya melibatkan tujuh dokter forensik dan sekitar 30 personel untuk mempercepat proses identifikasi korban.

“Ini bukan bicara soal durasi lama atau cepat, tapi ketepatan,” kata Andrianto saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang. 

Seluruh jenazah korban sebelumnya dipindahkan dari RS Siti Aisyah Lubuklinggau ke RS Bhayangkara Palembang guna menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut. Polisi juga membuka posko pengaduan keluarga korban untuk membantu pencocokan data medis dan identitas korban. 

Berdasarkan laporan BPBD Muratara dan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Bus ALS rute Jakarta–Medan melaju dari arah Lubuklinggau menuju wilayah Jambi dan Sumatera bagian utara. Saat melintas di wilayah Karang Jaya, bus diduga mengalami percikan api dan sempat mengambil jalur kanan. Dari arah berlawanan, truk tangki BBM melaju sehingga tabrakan frontal tidak dapat dihindari. Benturan keras memicu ledakan dan kebakaran hebat. 

Dalam proses olah TKP, polisi juga menemukan sejumlah barang di dalam bus, seperti tabung gas elpiji, mesin motor, kursi kayu hingga dua unit sepeda motor yang diduga memperparah kobaran api saat kecelakaan terjadi. 

Selain korban meninggal, terdapat beberapa penumpang yang selamat dan mengalami luka bakar. Salah satunya adalah Jumiatun (35), penumpang asal Pati, Jawa Tengah, yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Rupit. 

(berbagai sumber) 

Jangan Terlewatkan: Kronologi Kecelakaan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki BBM di Sumsel, 16 Orang Tewas Terbakar  

Posting Komentar untuk "5 dari 16 Korban Jiwa Bus ALS Terbakar di Sumsel Sudah Teridentifikasi"