![]() |
| Jepang membuat inovasi berupa ruang shalat portabel yang bisa membantu wisatawan. (Foto ilustrasi: Freepik) |
Editor: Devona R
GEBRAK.ID; JAKARTA--Jepang kembali menunjukkan upayanya menjadi destinasi wisata ramah Muslim dengan menghadirkan ruang shalat portabel bagi wisatawan. Inovasi ini dikembangkan oleh perusahaan asal Prefektur Okayama sebagai solusi atas minimnya fasilitas ibadah di sejumlah lokasi wisata dan area publik di Jepang.
Ruang shalat mini tersebut diberi nama “Prayer Space” dan dikembangkan oleh perusahaan OM Kiki Co. yang berbasis di Kota Soja, Prefektur Okayama. Produk ini dirancang khusus agar umat Muslim dapat beribadah dengan lebih nyaman saat bepergian di Jepang.
Ide pengembangan ruang shalat portabel itu muncul dari pengalaman salah satu staf perusahaan ketika mendampingi rekannya asal Malaysia berwisata di Jepang. Saat itu, rekannya mengalami kesulitan mencari tempat yang layak untuk menunaikan salat. Pengalaman tersebut kemudian mendorong perusahaan menciptakan fasilitas ibadah yang praktis dan mudah ditempatkan di berbagai lokasi wisata.
Secara desain, ruang shalat ini dibuat sederhana namun fungsional. Struktur utamanya menggunakan material kayu dengan tinggi sekitar 180 sentimeter dan luas lantai sekitar 150 sentimeter persegi. Ukurannya yang ringkas membuat fasilitas ini dapat dipasang di pusat perbelanjaan, stasiun, lokasi wisata, hingga area publik lainnya.
Di dalam ruang tersebut tersedia perlengkapan dasar untuk ibadah umat Muslim. Pengembang juga menyesuaikan desain interior agar pengguna merasa lebih nyaman dan memiliki privasi saat beribadah di tempat umum. Produk ini mulai dipasarkan sejak Desember 2025 dan mendapat perhatian karena dianggap mendukung pengembangan wisata halal di Jepang.
Upaya Jepang menghadirkan fasilitas ramah Muslim sebenarnya terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah pusat perbelanjaan dan fasilitas umum di Tokyo maupun kota besar lainnya juga mulai menyediakan mushala, area wudu, hingga makanan halal untuk menarik wisatawan Muslim dari berbagai negara, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah wisatawan Muslim yang datang ke Jepang setiap tahun. Pemerintah dan pelaku industri pariwisata Jepang kini semakin aktif membangun citra negara yang terbuka bagi wisatawan dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Jepang Ciptakan Ruang Shalat Portabel untuk Wisatawan Muslim, Bentuknya Ringkas dan Mudah Dipindah"