Pembalap Mario Aji Masih Terbenam di Dasar Klasemen Moto2 2026, 3 Poin Jadi "Pelipur Lara" di Tengah Badai

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia asal Indonesia, Mario Suryo Aji, yang kini bertarung di MotoGP. (Foto: Honda Team Asia)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; JAKARTA – Jalan panjang pembalap Indonesia di kasta kedua balap motor dunia masih terjal. Mario Suryo Aji kembali menuai hasil pahit pada seri kelima Moto2 GP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, akhir pekan ini.

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu harus mengakhiri balapan di posisi ke-22. Posisi yang sama persis dengan tempatnya bercokol di klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto2 2026.

"Balapan yang berat. Kami masih mencari setelan yang pas untuk motor ini," ujar Mario dalam pernyataan singkat usai balapan, dikutip dari laporan resmi tim.

Finis di urutan ke-22 memang terasa pahit. Namun setidaknya, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu berhasil melihat garis finis. Sebuah prestasi kecil mengingat tiga seri sebelumnya ia habis oleh lintasan aspal.

Badai Kecelakaan Belum Reda

Musim 2026 benar-benar dimulai dengan mimpi buruk bagi Mario.

- GP Thailand (Seri 1): Gagal finis.
- GP Argentina (Seri 2): Berhasil finis di posisi ke-13. Ini adalah satu-satunya titik terang yang memberinya 3 poin hingga saat ini.
- GP Amerika Serikat (Seri 3): Kecelakaan. Gagal finis.
- GP Spanyol (Seri 4): Kecelakaan. Gagal finis.
- GP Prancis (Seri 5): Finis ke-22. Tanpa poin.

Dari lima seri yang berlangsung, Mario hanya sanggup menyelesaikan dua balapan. Konsistensi menjadi PR besar yang harus segera dibenahi jika ia tidak ingin tenggelam lebih dalam.

Di GP Prancis, Mario sebenarnya menunjukkan sedikit peningkatan. Start dari posisi ke-23, ia sempat naik satu tingkat ke urutan 21 di tengah balapan yang kacau karena sempat dihentikan sementara akibat bendera merah (red flag). Namun, tenaganya tak cukup untuk menembus zona poin (15 besar).

Kini, koleksi 3 poin membuatnya terpaku di peringkat 22, berbagi jumlah poin dengan Zonta van den Goorbergh, dan hanya unggul tipis dari Jose Antonio Rueda yang mengoleksi 1 poin.

Persaingan Sengit di Puncak

Sementara Mario berjuang di dasar klasemen, pertarungan di papan atas Moto2 berjalan panas. GP Prancis dimenangkan oleh Izan Guevara. Kemenangan ini melambungkan pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 itu ke posisi runner-up klasemen dengan 70 poin.

Puncak klasemen masih kokoh diduduki Manuel Gonzalez (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) dengan 79,5 poin. Gonzalez unggul 9,5 poin dari Guevara yang membayangi.

Rekan Tim Juga Terpuruk

Mario tak sendirian dalam kesulitan. Rekan setimnya di Idemitsu Honda Team Asia, Taiyo Furusato, juga masih tertahan di dasar klasemen. Pembalap asal Jepang itu saat ini masih mengoleksi 0 poin dan terdampar di peringkat 25.

Ini menjadi sinyal bahwa tim Honda di kelas Moto2 memang sedang mengalami masa transisi atau kesulitan teknis yang signifikan.

Pekerjaan Rumah Mario ke Depan

Musim 2026 masih panjang. Tersisa 16 seri lagi menuju akhir musim. Peluang untuk bangkit masih terbuka lebar. Namun, Mario harus segera menemukan kembali sentuhan magic-nya.

Tiga hal yang perlu segera dibenahi:

1. Konsistensi finis: Prioritas utama adalah menjaga motor tetap tegak di atas lintasan.
2. Peningkatan start: Sering start di belakang membuatnya kesulitan mengikuti grup depan.
3. Komunikasi dengan tim: Setelan motor harus segera ditemukan agar cocok dengan gaya balapnya.

Pekan depan, paddock Moto2 akan segera berpindah ke sirkuit ikonik. Mampukah Mario Suryo Aji keluar dari krisis dan kembali merebut poin?Kita tunggu aksinya di seri berikutnya.

Klasemen sementara Moto2 2026 usai GP Prancis

1.    Manuel Gonzalez (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) 79,5 poin
2.    Izan Guevara (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2) 70 poin
3.    Senna Agius (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) 59 poin
4.    Celestino Vietti (Folladore SpeedRS Team) 53 poin
5.    David Alonso (CFMOTO Inde Aspar Team) 48 poin
6.    Daniel Holgado (CFMOTO Inde Aspar Team) 43 poin
7.    Ivan Ortola (QJMOTOR-El Motorista-MSI) 39,5 poin
8.    Daniel Muñoz (Italtrans Racing Team) 36 poin
9.    Alonso Lopez (ITALJET Gresini Moto2) 31,5 poin
10.   Alex Escrig (KLINT Racing Team) 30 poin
11.   Collin Veijer (Red Bull KTM Ajo) 29,5 poin
12.   Tony Arbolino (REDS Fantic Racing) 25,5 poin
13.   Joe Roberts (OnlyFans American Racing Team) 16 poin
14.   Barry Baltus (REDS Fantic Racing) 13 poin
15.   Aron Canet (ELF Marc VDS Racing Team) 11,5 poin
16.   Filip Salac (OnlyFans American Racing Team) 10 poin
17.   Deniz Öncü (ELF Marc VDS Racing Team) 8,5 poin
18.   Adrian Huertas (Italtrans Racing Team) 8 poin
19.   Ayumu Sasaki (Momoven Idrofoglia RW Racing Team) 7 poin
20.   Sergio Garcia (ITALJET Gresini Moto2) 4 poin
21.   Zonta van den Goorbergh (Momoven Idrofoglia RW Racing Team) 3 poin
22.   Mario Suryo Aji (Idemitsu Honda Team Asia) 3 poin
23.   Jose Antonio Rueda (Red Bull KTM Ajo) 1 poin
24.   Alex Ferrandez (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2) 0,5 poin
25.   Taiyo Furusato (Idemitsu Honda Team Asia) 0 poin
26.   Marcos Ramirez (QJMOTOR-El Motorista-MSI) 0 poin
27.   Luca Lunetta (Folladore SpeedRS Team) 0 poin
28.   Jorge Navarro (KLINT Racing Team) 0 poin
29.   Dennis Foggia (Folladore SpeedRS Team) 0 poin

(Sumber: MotoGP)

Posting Komentar untuk "Pembalap Mario Aji Masih Terbenam di Dasar Klasemen Moto2 2026, 3 Poin Jadi "Pelipur Lara" di Tengah Badai"