
Logo operator kompetisi sepak bola profesional Indonesia, I.League. (Foto: I.League)
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID; JAKARTA -- Dunia sepak bola Indonesia bakal memasuki babak baru mulai musim 2026/2027. Operator kompetisi I.League bersama PSSI resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan kompetisi baru bertajuk League Cup atau Piala Liga.
Turnamen tersebut diproyeksikan menjadi kompetisi pendamping liga yang akan digelar di tengah padatnya kalender sepak bola nasional musim depan. Kehadiran League Cup sekaligus menandai kembalinya atmosfer kompetisi sistem gugur di Indonesia setelah vakum cukup lama.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan pihaknya saat ini mulai mematangkan berbagai persiapan agar kompetisi baru itu dapat berjalan maksimal.
“Kami mulai mempersiapkan penyelenggaraan League Cup sebagai tambahan kompetisi yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional,” ujar Ferry dalam keterangan resminya, Kamis (21/5/2026) malam WIB.
Menurut Ferry, League Cup bukan sekadar turnamen tambahan, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kompetisi domestik. Dengan adanya kompetisi ekstra, klub-klub disebut akan memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan skuad sekaligus memberi menit bermain tambahan bagi para pemain muda.
Selain itu, keberadaan League Cup diyakini dapat meningkatkan atmosfer persaingan antarklub yang selama ini hanya terfokus pada kompetisi liga reguler.
Meski sudah diumumkan secara resmi, I.League hingga kini masih menutup rapat detail format kompetisi, regulasi pertandingan, hingga mekanisme peserta yang akan terlibat. Semua rincian disebut akan diumumkan dalam waktu mendatang setelah proses finalisasi selesai dilakukan.
Jika melihat konsep yang disiapkan, League Cup berpotensi menjadi kompetisi sistem gugur pertama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Situasi ini mengingatkan publik pada ajang Piala Indonesia 2018/2019 yang terakhir kali digelar sebelum akhirnya terhenti.
Kala itu, Piala Indonesia menghadirkan format yang cukup menarik karena mempertemukan klub dari berbagai kasta kompetisi nasional. Sebanyak 128 tim dari Liga 1 hingga Liga 3 ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Pada edisi terakhir itu, PSM Makassar sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan Persija Jakarta dengan agregat 2-1 di partai final.
Tak hanya Piala Indonesia, sepak bola nasional juga pernah memiliki turnamen bergengsi bernama Piala Galatama yang cukup populer pada era 1980 hingga awal 1990-an. Kompetisi tersebut terakhir kali digelar pada 1993 sebelum sistem liga nasional mengalami peleburan.
Pada edisi terakhir Piala Galatama, Gelora Dewata tampil sebagai kampiun setelah menundukkan Niac Mitra dengan skor tipis 1-0 di final.
Kehadiran League Cup dinilai bisa menjadi angin segar bagi sepak bola Indonesia yang tengah berupaya meningkatkan kualitas kompetisi secara keseluruhan. Selain menambah jumlah pertandingan, turnamen ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan klub melalui hak siar, sponsor, hingga penjualan tiket pertandingan.
Di sisi lain, jadwal penyelenggaraan kompetisi dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, League Cup akan berlangsung di sela-sela kompetisi utama Super League Indonesia musim 2026/2027 yang dijadwalkan bergulir mulai 4 September 2026 hingga 5 Juni 2027.
Publik kini menanti format resmi League Cup, termasuk apakah kompetisi tersebut akan melibatkan seluruh kasta liga seperti Piala Indonesia atau hanya diikuti klub-klub papan atas.
(Sumber: I.League)