GEBRAK.ID; JAKARTA -- Dunia penerbangan komersial bersiap memasuki era baru yang revolusioner. Badan Penjelajahan Antariksa Jepang (JAXA) dikabarkan tengah mengembangkan pesawat jet penumpang hipersonik yang mampu melesat dengan kecepatan Mach 5, atau lima kali kecepatan suara.
Keberhasilan uji coba terbaru ini berpotensi memangkas waktu tempuh penerbangan dari Tokyo ke Amerika Serikat menjadi hanya 2 jam, sebuah perjalanan yang saat ini memakan waktu sekitar setengah hari.
Sukses Uji Mesin Ramjet di Tengah Suhu 1.000°C
Uji coba spektakuler ini dilakukan di dalam fasilitas uji mesin ramjet milik Pusat Antariksa Kakuda JAXA di Prefektur Miyagi. Para peneliti berhasil mensimulasikan kondisi penerbangan ekstrem pada kecepatan Mach 5, di mana gesekan dengan udara dapat memanaskan permukaan pesawat hingga mendekati 1.000 derajat Celcius .
Tim yang terdiri dari JAXA, Universitas Waseda, Universitas Tokyo, dan Universitas Keio ini tidak hanya fokus pada kecepatan. Uji coba tersebut dinyatakan sukses besar setelah berhasil memvalidasi beberapa sistem krusial sekaligus:
1. Sistem Proteksi Termal: Pesawat eksperimental berhasil menjaga suhu internal tetap normal meskipun bagian luarnya terpanggang suhu ekstrem.
2. Stabilitas Aerodinamis: Kontrol pesawat terbukti solid saat melaju di lapisan stratosfer pada ketinggian 27 kilometer, lebih dari dua kali lipat ketinggian pesawat komersial biasa.
3. Mesin Ramjet Hidrogen: Sistem pembakaran bekerja konstan tanpa adanya bagian yang bergerak (seperti kipas), memanfaatkan tekanan udara berkecepatan tinggi yang dipaksa masuk ke dalam ruang bakar.
"Keberhasilan ini baru langkah awal. Mimpi kami adalah menghubungkannya dengan demonstrasi penerbangan," ujar Tetsuya Sato, seorang profesor di Universitas Waseda, seperti dilansir The Mirror, Rabu (27/5/2026).
Perbandingan Kecepatan: Melibas Concorde
Pesawat masa depan ini diklaim mampu melesat 2,5 kali lebih cepat daripada pesawat supersonik legendaris, Concorde, yang pensiun pada tahun 2003.
Berikut perbandingan kecepatannya:
· Pesawat Konvensional: ~900 km/jam (Waktu Tokyo-AS: 12 jam)
· Concorde: ~2.180 km/jam (Mach 2)
· Pesawat Hipersonik JAXA: ~5.310 km/jam (Mach 5)
Dengan kecepatan ini, pesawat mampu terbang dari Tokyo ke Los Angeles dalam waktu yang setara dengan perjalanan kereta api dari Jakarta ke Surabaya.
Tantangan dan Target: 20 Tahun Lagi?
Meskipun hasil uji coba di laboratorium sangat menjanjikan, masyarakat dunia harus bersabar. Para insinyur masih harus memecahkan tantangan klasik pesawat super cepat: sonic boom (dentuman sonik) dan efisiensi bahan bakar.
Jepang pun tidak sendirian dalam perlombaan ini. NASA melalui pesawat eksperimental X-59 serta perusahaan Boom Supersonic dengan jet XB-1 juga terus melakukan uji terbang untuk mengatasi hambatan tersebut.
Hideyuki Taguchi, profesor dari Tokyo University of Science, memperkirakan bahwa diperlukan waktu sekitar 20 tahun ke depan untuk menyelesaikan pengembangan penuh pesawat penumpang ini, mengingat perlunya dua tahap demonstrasi.
"Tahap selanjutnya adalah memasang model eksperimental pada roket pendorong untuk uji terbang Mach 5 sungguhan di atmosfer," jelas Taguchi kepada Mainichi .
Jika proyek ambisius ini berhasil mengudara secara komersial pada 2040-an, bukan tidak mungkin peta pariwisata dan bisnis global akan berubah drastis. Perjalanan bisnis Jakarta-Tokyo-New York bisa dilakukan dalam hitangan jam, mengubah cara dunia terhubung.
(berbagai sumber)
