Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,BANGKA BARAT – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi memulai pembangunan Dermaga II sekaligus meningkatkan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, Senin (22/6/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat konektivitas antara Kepulauan Bangka Belitung dan Pulau Sumatera di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan layanan penyeberangan.
Groundbreaking proyek yang digadang-gadang sebagai investasi jangka panjang untuk percepatan arus logistik dan pertumbuhan ekonomi kawasan ini dihadiri oleh Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, Bupati Bangka Barat Markus, serta jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.
Komitmen ASDP Hadirkan Layanan Andal dan Berkelanjutan
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur pelabuhan merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan.
"Infrastruktur pelabuhan memiliki peran penting sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pembangunan dan peningkatan kapasitas Dermaga Tanjung Kalian menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan pada masa puncak angkutan seperti Nataru dan Lebaran," ujar Heru dalam keterangan resminya, Selasa (23/6/2026) .
Spesifikasi Proyek: Dermaga I dan II dengan Kapasitas Besar
Proyek pengembangan ini mencakup pembangunan Dermaga II yang dirancang melayani kapal dengan kapasitas maksimal 1.000 Gross Ton (GT), dengan dimensi panjang 58 meter dan lebar 13 meter. Sementara itu, Dermaga I akan ditingkatkan kapasitasnya sehingga mampu melayani kapal hingga 2.000 GT, dengan panjang 70 meter dan lebar 15 meter.
Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasional kapal sekaligus mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan, sehingga waktu tunggu sandar dapat ditekan secara signifikan.
Target Rampung dan Anggaran
Proyek pembangunan Dermaga II yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya ini telah dimulai sejak April 2026 dan ditargetkan rampung pada November 2026, sehingga dapat mendukung operasional pelabuhan pada awal 2027. Total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp 60 miliar yang seluruhnya bersumber dari ASDP.
Lintasan Padat: 76.875 Penumpang dalam 5 Bulan
General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, menjelaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran penting sebagai gerbang konektivitas masyarakat melalui lintasan Tanjung Kalian–Tanjung Api-Api yang dilayani oleh KMP Madani, KMP Mutis, dan KMP Belanak.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan ini telah melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan. Tingginya aktivitas penyeberangan ini menjadi indikator penting bagi ASDP untuk terus memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kapasitas layanan.
"Melalui pembangunan dan peningkatan dermaga, kami berharap pola operasional kapal menjadi lebih fleksibel, waktu tunggu sandar dapat ditekan, serta pelayanan terhadap perpindahan penumpang, kendaraan, dan logistik dapat berjalan lebih lancar dan optimal," tutur Agustinus.
Dukungan Pemerintah Daerah
Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menyambut baik proyek ini dan menilai pengembangan Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan langkah strategis mengingat perannya sebagai simpul konektivitas utama yang menghubungkan masyarakat Bangka Belitung dengan Sumatera.
"Pada periode puncak, tingginya mobilitas sering menjadi tantangan dalam pelayanan. Kami berharap proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di Mentok dan Bangka Barat," ujar Hidayat.
Melalui pengembangan infrastruktur ini, ASDP terus meneguhkan perannya sebagai penghubung negeri. Penguatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru dan memperlancar konektivitas antarwilayah di Bangka Belitung dan Sumatera .
( berbagai sumber)
