![]() |
| RANS, perusahaan media dan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi memulai masa penawaran awal (book building) IPO pada hari ini, 23 Juni 2026. ( Foto: Wikipedia ( |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID, JAKARTA--PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan media dan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi memulai masa penawaran awal (book building) IPO pada hari ini, 23 Juni 2026. Perusahaan menetapkan rentang harga saham Rp135 hingga Rp170 per saham dengan target dana segar hingga Rp429,25 miliar.
Langkah PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki babak baru. Perusahaan yang didirikan oleh pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini resmi memulai masa penawaran awal atau book building Initial Public Offering (IPO) pada 23-25 Juni 2026 .
Dalam aksi korporasi ini, RANS menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO . Dengan rentang harga Rp135-Rp170 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp340,88 miliar hingga Rp429,25 miliar.
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus administrator penawaran dalam proses IPO ini.
Ekosistem Bisnis Terintegrasi
RANS Entertainment yang berdiri pada 2015 dan mulai beroperasi secara komersial sejak 2018, kini berkembang menjadi ekosistem bisnis terintegrasi. Berkantor pusat di RANS Office Building, kawasan BSD, Tangerang Selatan, perseroan mengelola berbagai lini bisnis mulai dari agensi kreatif, manajemen talenta, produksi animasi dan musik, industri makanan dan minuman (F&B), hingga penyelenggaraan acara karnaval.
Model bisnis perusahaan dikembangkan sebagai platform hiburan berbasis intellectual property (IP) dan distribusi audiens, di mana setiap lini usaha saling terhubung dan mendukung satu sama lain dalam menciptakan nilai ekonomi .
Menariknya, bisnis RANS tidak hanya berfokus pada produksi konten. Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, sebelumnya mengungkapkan bahwa calon emiten sektor hiburan ini memiliki fasilitas kebun binatang yang juga mengusung unsur edukasi. Hal ini mengacu pada proyek RANS Carnaval City Zoo di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan BN Zoo di Bangka Belitung .
"Nilai penghimpunan dana melalui IPO oleh calon emiten sektor hiburan ini masuk kategori besar. Kalau kita bandingkan nilai emisi, yang ini tiga kali lipat dibandingkan production house," ujar Nyoman.
Struktur Kepemilikan dan Kinerja Keuangan
Berdasarkan prospektus ringkas, Raffi Ahmad tercatat sebagai pemegang saham mayoritas RANS dengan porsi 78,68% . Sementara itu, Nagita Slavina menjabat sebagai Direktur Utama perseroan.
Struktur pemegang saham lainnya mencakup PT Indonesia Entertainmen Grup (afiliasi Emtek) sebesar 9,04%, Soultan Ariq Rachman 3,43%, Dony Oskaria 3,42%, Sutanto Hartono 1,43%, Kaesang Pangarep 1,14%, serta sejumlah pemegang saham lainnya. Kehadiran Darwin Cyril Noerhadi, mantan Presiden Direktur Bursa Efek Jakarta, sebagai Komisaris Utama juga menambah kekuatan manajemen di sektor pasar modal.
Sepanjang tahun buku 2025, RANS membukukan pendapatan Rp353,37 miliar dan laba tahun berjalan Rp56,68 miliar . Meskipun terjadi penurunan dari capaian 2024 (pendapatan Rp410,49 miliar dan laba Rp97,06 miliar), langkah IPO ini dinilai strategis untuk memperkuat struktur modal dan ekspansi jangka panjang.
Prospek dan Valuasi
Dengan rentang harga yang ditawarkan, kapitalisasi pasar RANS setelah IPO diperkirakan mencapai Rp1,70 triliun hingga Rp2,14 triliun. Perusahaan tercatat bergerak di sektor consumer cyclicals dengan subsektor entertainment and movie production serta akan menggunakan kode saham "RANS" di BEI .
Proses IPO ini sebelumnya telah melalui tahapan persiapan panjang. RANS tercatat pernah menjajaki IPO pada 2023 dan 2024 dengan valuasi diperkirakan mencapai Rp3 triliun . Kini, dengan proses book building yang telah dimulai, publik menantikan penetapan harga final dan jadwal pencatatan perdana di bursa.
( berbagai sumber)
