Ini 5 Minuman yang Diyakini Bisa Membantu Turunkan Tekanan Darah, Bukan Cuma Teh Hijau

Jus jeruk. (Foto ilustrasi: Pixabay)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Menjaga tekanan darah tetap stabil tidak hanya bergantung pada konsumsi obat atau pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pola hidup sehat, termasuk memilih makanan dan minuman yang tepat, juga memiliki peran penting dalam membantu mengendalikan hipertensi sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Ahli gizi Dani Lebovitz, M.S., RDN, menjelaskan bahwa apa yang dikonsumsi setiap hari dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh, kadar mineral seperti natrium dan kalium, fungsi pembuluh darah, hingga tingkat peradangan dalam tubuh. Semua faktor tersebut berhubungan erat dengan tekanan darah.

"Pilihan makanan dan minuman memengaruhi banyaknya cairan yang ditahan tubuh, keseimbangan mineral penting seperti natrium dan kalium, seberapa baik pembuluh darah bekerja, serta faktor kesehatan lain seperti peradangan dan kesehatan usus," ujar Dani Lebovitz, seperti dikutip dari Eating Well, Minggu (21/6/2026).

Selama ini teh hijau dikenal luas sebagai minuman yang baik untuk menjaga tekanan darah berkat kandungan katekin yang membantu pembuluh darah lebih rileks. Namun, menurut para ahli gizi, masih ada beberapa jenis minuman lain yang juga memiliki manfaat serupa.

Berikut lima minuman yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

1. Jus prune

Jus prune atau jus buah plum kering kaya akan antioksidan, serat, dan kalium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Dalam satu cangkir jus prune kalengan terkandung sekitar 2,5 gram serat dan 707 miligram kalium, atau sekitar 27 persen dari kebutuhan harian kalium bagi wanita.

"Penelitian menunjukkan bahwa asupan serat yang lebih tinggi dikaitkan dengan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik. Bukti yang terus berkembang juga menunjukkan mikrobioma usus berperan dalam pengaturan tekanan darah," kata Lebovitz.

2. Teh hibiscus

Teh hibiscus atau teh bunga kembang sepatu mengandung polifenol yang diketahui membantu melemaskan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Selain itu, senyawa aktif dalam hibiscus juga mampu menghambat kerja enzim yang berperan dalam peningkatan tekanan darah.

Lebovitz menyarankan teh hibiscus diseduh selama lima hingga sepuluh menit agar kandungan senyawa bermanfaatnya dapat terekstraksi secara optimal.

3. Jus delima

Nutrisionis Payton Brewer, M.S., RD, CPT, mengatakan buah delima kaya akan antioksidan seperti punicalagin dan antosianin yang mendukung elastisitas pembuluh darah.

Menurut Brewer, kedua senyawa tersebut juga dapat membantu menghambat aktivitas enzim pengubah angiotensin atau ACE, salah satu faktor yang memengaruhi tekanan darah.

"Konsumsi delima secara teratur dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik," ujar Brewer.

Brewer menyarankan memilih jus delima murni tanpa tambahan gula agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

4. Jus bit

Bit merupakan salah satu sumber nitrat alami yang cukup tinggi. Di dalam tubuh, nitrat akan diubah menjadi oksida nitrat, yaitu senyawa yang membantu pembuluh darah melebar sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

Lebovitz mengatakan sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi jus bit setiap hari mampu menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan pada penderita hipertensi.

Menurutnya, konsumsi sekitar 2,5 hingga 8 ons jus bit sudah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung.

Karena cita rasanya cukup kuat, jus bit dapat dipadukan dengan jus apel, perasan lemon, atau jahe agar lebih mudah dinikmati.

5. Jus jeruk

Jus jeruk juga masuk dalam daftar minuman yang bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi. Ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD, menjelaskan bahwa buah jeruk mengandung hesperidin, yaitu flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi sekitar 500 mililiter jus jeruk setiap hari selama 12 minggu berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik serta tekanan nadi pada individu dengan hipertensi prastadium maupun stadium 1.

"Para peneliti juga mencatat bahwa versi yang diperkaya hesperidin menunjukkan manfaat akut setelah hanya satu dosis, dengan efek yang lebih kuat muncul setelah asupan berkelanjutan dari waktu ke waktu," kata Manaker.

Manaker menambahkan, segelas kecil jus jeruk dapat menjadi pilihan minuman sehat saat sarapan atau setelah berolahraga.

Tetap Imbangi dengan Gaya Hidup Sehat

Meski berbagai minuman tersebut memiliki potensi membantu mengontrol tekanan darah, para ahli menegaskan manfaatnya akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola hidup sehat secara menyeluruh.

Penderita hipertensi dianjurkan rutin berolahraga, membatasi konsumsi garam atau natrium, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, tidur yang cukup, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Perlu diingat, minuman-minuman tersebut bukan pengganti obat bagi pasien hipertensi yang telah menjalani terapi medis, melainkan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

(Sumber: EatingWell)