Kisah Cinderella Roland Garros 2026! Petenis Kualifikasi Maja Chwalinska Torehkan Sejarah dan Tantang Mirra Andreeva di Final

Petenis putri Polandia Maja Chwalinska bereaksi setelah kemenangannya pada semifinal French Open 2026 melawan Diana Shnaider di Roland Garros, Paris, Prancis, Kamis (4/6/2026). (Foto: WTA Tour)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Roland Garros 2026 menghadirkan cerita dongeng yang jarang terjadi dalam dunia tenis. Petenis Polandia, Maja Chwalinska, sukses mencetak sejarah setelah menjadi petenis kualifikasi pertama yang berhasil menembus partai final Grand Slam French Open atau Roland Garros.

Pencapaian luar biasa itu membuat nama Chwalinska langsung menjadi sorotan dunia. Petenis berusia 24 tahun tersebut juga tercatat sebagai petenis putri ketiga yang mampu mencapai final Roland Garros pada penampilan debutnya di babak utama, menyusul legenda tenis Evonne Goolagong pada 1971 dan Chris Evert pada 1973.

"Ini seperti mimpi. Jujur saja saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya sangat bahagia," kata Chwalinska seperti dikutip dari WTA, Jumat (5/6/2026).

Perjalanan Chwalinska menuju final terbilang luar biasa. Datang ke Paris dengan status petenis peringkat 113 dunia, ia harus memulai perjuangan dari babak kualifikasi. Namun, satu demi satu lawan berhasil disingkirkannya hingga akhirnya mengamankan tempat di partai puncak Grand Slam tanah liat paling bergengsi di dunia.

Keberhasilan tersebut membuat ranking Chwalinska dipastikan melonjak drastis dan mendekatkannya ke jajaran 20 besar dunia untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.

Pada laga final yang digelar Sabtu (6/6/2026), Chwalinska akan menghadapi bintang muda Rusia, Mirra Andreeva. Menariknya, duel tersebut menjadi pertemuan pertama kedua pemain di level WTA Tour sekaligus menjadi laga pertama Chwalinska melawan petenis penghuni peringkat 10 besar dunia.

"Saya sudah memainkan sembilan pertandingan di sini, jadi tidak ada rahasia lagi. Saya sempat melihat permainan Mirra dan dia tampil luar biasa. Ini akan menjadi pengalaman hebat lainnya bagi saya dan saya akan memberikan yang terbaik," ujar Chwalinska.

Banyak pengamat mulai membandingkan kisah Chwalinska dengan Emma Raducanu yang mengejutkan dunia saat menjuarai US Open 2021 dari jalur kualifikasi. Sama seperti Raducanu kala itu, Roland Garros 2026 juga menjadi penampilan kedua Chwalinska di babak utama Grand Slam sekaligus final level tur pertamanya.

Bahkan, Chwalinska kini masuk dalam daftar eksklusif petenis yang berhasil mencapai final turnamen WTA pertama langsung di ajang Grand Slam, menyusul nama besar seperti Venus Williams dan Emma Raducanu.

Meski berada di ambang sejarah besar, Chwalinska memilih tetap fokus menghadapi satu pertandingan terakhir yang bisa mengubah kariernya secara drastis.

"Sekarang saya tahu peringkat saya akan memungkinkan bermain di turnamen-turnamen yang lebih besar. Tapi saat ini saya hanya ingin fokus pada satu pertandingan lagi," jelas Chwalinska.

Apakah kisah Cinderella Maja Chwalinska akan berakhir dengan trofi Roland Garros 2026? Dunia tenis kini menanti jawabannya di partai final yang diprediksi penuh kejutan.

(Sumber: WTA)