Editor: Damar Pratama
Timnas sepak bola Indonesia. (Foto: Antara/PSSI)
GEBRAK.ID; JAKARTA – PSSI memasang target ambisius bagi Timnas Indonesia usai mencatat lonjakan signifikan dalam peringkat dunia FIFA. Setelah berhasil naik ke posisi ke-118 dunia, skuad Garuda kini diarahkan untuk terus memangkas jarak menuju kelompok 100 besar dunia.
Kenaikan peringkat tersebut menjadi buah dari hasil positif yang diraih Timnas Indonesia dalam dua laga persahabatan FIFA Matchday awal Juni 2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia sukses menundukkan Oman dengan skor 3-0 pada 5 Juni, lalu mengalahkan Mozambik 1-0 pada 9 Juni 2026.
Hasil itu berdampak langsung pada peringkat FIFA yang dirilis pada Kamis (11/6/2026). Indonesia melesat empat tingkat dan kini menempati posisi ke-118 dunia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif pencapaian tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa peringkat FIFA bukanlah tujuan akhir, melainkan indikator perkembangan yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas permainan secara berkelanjutan.
"Kami bersyukur atas kenaikan peringkat ini. Tetapi saya tetap mengingatkan bahwa peringkat di sepak bola tidak selalu menjamin hasil akhir di lapangan. Karena itu, kita harus tetap membumi dan fokus menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya agar bisa terus mendekati bahkan masuk ke 100 besar dunia," kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Menurut Erick, konsistensi menjadi kunci utama jika Indonesia ingin terus memperbaiki posisinya di ranking FIFA. Setiap pertandingan internasional akan sangat menentukan perolehan poin dan posisi Indonesia di masa mendatang.
Senada dengan Erick, pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai lonjakan peringkat FIFA merupakan cerminan dari perkembangan tim yang semakin matang. Ia melihat para pemain mampu menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik saat menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
"Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain yang mampu beradaptasi menghadapi dua lawan yang berbeda karakter," ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris itu menilai dua kemenangan beruntun atas tim yang memiliki peringkat lebih tinggi menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Selain memberikan tambahan poin FIFA yang signifikan, hasil tersebut juga menunjukkan peningkatan kualitas permainan skuad Garuda.
Menurut Herdman, para pemain kini tampil lebih percaya diri, disiplin menjalankan instruksi taktik, serta mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan. Faktor-faktor tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.
"Kami melihat tim ini semakin berbahaya bagi lawan. Para pemain memahami peran masing-masing dan mampu menerapkan strategi yang sudah dipersiapkan dengan baik," kata Herdman.
Posisi ke-118 dunia saat ini menjadi salah satu capaian terbaik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perjalanan menuju 100 besar FIFA masih membutuhkan kerja keras dan hasil positif yang konsisten di berbagai agenda internasional.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan menghadapi ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli. Turnamen tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi skuad Garuda untuk menjaga momentum kemenangan.
Setelah itu, Indonesia juga akan menjalani rangkaian pertandingan FIFA Matchday pada September 2026 mendatang. Jika tren positif mampu dipertahankan, peluang Indonesia untuk terus merangkak naik dan mendekati 100 besar dunia akan semakin terbuka.
Bagi PSSI, kenaikan peringkat FIFA bukan sekadar angka statistik. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa program pembinaan dan penguatan tim nasional mulai menunjukkan hasil yang menjanjikan di level internasional.
(Sumber: PSSI)