Pasar Jambu Dua Disulap Jadi Sentra Kuliner, Sewa Kios Rp1 Juta untuk 3 Bulan Diserbu UMKM


Pasar Jambu Dua Bogor bertransformasi jadi sentra kuliner, promo sewa kios Rp1 juta/3 bulan diserbu 800+ UMKM. Wali Kota minta harga tetap terjangkau. ( Foto: tangkapan layar) 

Editor: Dinar Kencana 

GEBRAK.ID,BOGOR - Wajah Pasar Jambu Dua di Kota Bogor kini berubah. Pasar tradisional ini bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner baru yang diminati masyarakat, ditandai dengan membludaknya permintaan kios dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) .

Langkah transformasi ini diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) bersama PT Bogor Artha Makmur (BAM) sebagai mitra pengelola. Lantai dua pasar yang semula kurang optimal kini disulap menjadi pusat kuliner yang diisi oleh ratusan tenant, mulai dari makanan berat, camilan, hingga kopi kekinian. 

Promo Sewa Jadi Daya Tarik Utama

Untuk menarik minat pelaku usaha, PT BAM menawarkan program promo sewa yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp1 juta untuk jangka waktu tiga bulan bagi kios maupun los di lantai dua . Kebijakan ini merupakan bentuk stimulus bagi UMKM agar dapat memulai usaha tanpa terbebani biaya sewa tinggi. 

Direktur Utama PT BAM, MH Aghes, mengatakan program ini masih bersifat uji coba. Apabila mendapat respons positif dari para pelaku usaha, pihaknya membuka peluang untuk memperpanjang masa promo. 

"Saya dari PT BAM memberikan kepada UMKM, selama tiga bulan itu cukup bayar Rp1 juta. Ini uji coba dulu. Apabila mereka minta penambahan, kami akan tambah kembali," ujar Aghes kepada wartawan di lokasi, Senin (29/6/2026). 

Permintaan Melampaui Kapasitas

Antusiasme pelaku UMKM terhadap sentra kuliner Pasar Jambu Dua disebut melampaui ekspektasi. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar mencapai 811 orang, sementara ketersediaan kios dan los hanya sekitar 600 unit. 

"Dari laporan yang kami terima, ternyata demand-nya lebih banyak ketimbang supply-nya. Artinya warga kepingin usaha tetapi dengan harga kios terjangkau," jelas Dedie saat meninjau Pasar Jambu Dua, Senin (29/6/2026). 

Dirinya pun meminta pengelola untuk tidak terburu-buru menaikkan harga sewa setelah masa promo berakhir. Para pedagang perlu diberi kesempatan terlebih dahulu untuk membangun usaha dan menarik pelanggan .

"Saya pesan kalau nanti setelah tiga bulan ada penyesuaian harga, dilakukan pelan-pelan. Bikin mereka dagangnya stabil dulu, pengunjungnya banyak dulu, baru nanti diselaraskan untuk harga sewanya," pesannya. 

Strategi Digital dan Dampak Ekonomi

PT BAM menggandeng sejumlah influencer, salah satunya Teh Manda, untuk mempromosikan Pasar Jambu Dua melalui media sosial. Strategi ini dinilai efektif dalam memperkenalkan pasar kepada masyarakat luas, bahkan menarik minat UMKM dari luar daerah seperti Jakarta dan Jawa Tengah .

Menurut Aghes, hampir 90 persen tenant yang telah mendaftar adalah pelaku UMKM. Keberadaan sentra kuliner di lantai dua justru memberikan dampak positif bagi pedagang di lantai bawah yang menjual kebutuhan pokok. 

"Setelah orang makan di atas, mereka bisa belanja kebutuhan di bawah. Jadi aktivitas perdagangan di seluruh pasar ikut bergerak," pungkas Aghes. 

Pasar Jambu Dua memiliki total 1.141 kios dan los. Saat ini masih tersedia sekitar 900 unit yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha, baik untuk sektor kuliner di lantai dua maupun pasar basah di lantai satu. 

( berbagai sumber)