![]() |
| Pemilu 2029 mulai disiapkan. Tahapan awal dimulai tahun depan. (Foto: kpu. go. id) |
GEBRAK.ID; JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2029 dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 triliun dalam pagu indikatif tahun 2027. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai sejumlah tahapan awal, mulai dari penyusunan regulasi hingga verifikasi peserta pemilu.
Ketua KPU Mochammad Afifuddin menyatakan bahwa tahapan Pemilu 2029 harus mulai dipersiapkan sejak 2027 agar seluruh proses berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Pada tahun 2027 ini KPU akan memulai tahapan Pemilu 2029 sehingga terdapat beberapa kegiatan tahapan yang secara anggaran sudah dialokasikan sesuai dengan kebutuhan tahapan yang dimaksud," ujar Afifuddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Dalam rapat tersebut, KPU memperoleh pagu anggaran indikatif sebesar Rp4,68 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Verifikasi Peserta Pemilu Menjadi Pos Anggaran Terbesar
Dari total anggaran tahapan awal yang disiapkan, proses pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu menjadi pos terbesar dengan alokasi mencapai Rp463 miliar.
Selain itu, KPU juga menganggarkan dana untuk berbagai tahapan strategis lainnya, yaitu:
• Penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu: Rp339 miliar
• Pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu: Rp463 miliar
• Pembentukan badan ad hoc: Rp187 miliar
• Pemutakhiran data pemilih: Rp239 miliar
• Penetapan jumlah kursi dan daerah pemilihan (dapil): Rp164 miliar
Sementara itu, KPU juga telah menyiapkan anggaran untuk tahapan pencalonan presiden dan wakil presiden serta pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
Tahapan Disusun Berdasarkan Aturan yang Berlaku
Afifuddin menjelaskan bahwa seluruh perencanaan anggaran masih mengacu pada Undang-Undang Pemilu yang berlaku saat ini. Hal tersebut dilakukan sambil menunggu kemungkinan adanya perubahan regulasi dari pemerintah dan DPR.
Menurutnya, pola tahapan yang disiapkan pada 2027 secara umum mengikuti penyelenggaraan Pemilu lima tahun sebelumnya sehingga KPU memiliki dasar yang jelas dalam menyusun kebutuhan anggaran.
Persiapan Lebih Awal Dinilai Penting
Pengamat kepemiluan menilai persiapan sejak dini diperlukan mengingat Pemilu merupakan agenda nasional yang melibatkan jutaan petugas dan ratusan juta pemilih di seluruh Indonesia.
Pemutakhiran data pemilih menjadi salah satu tahapan krusial untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya. Di sisi lain, verifikasi partai politik peserta pemilu juga menjadi proses penting untuk menjamin kepastian hukum dan kualitas penyelenggaraan demokrasi.
Dengan dimulainya tahapan awal pada 2027, KPU berharap seluruh proses menuju Pemilu 2029 dapat berlangsung lebih tertata, transparan, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah dan peraturan perundang-undangan.
(berbagai sumber)
