Polri Aktifkan Satgas Anti Mafia Bola Jelang Piala Dunia 2026, Siap Gelar Nobar dari Polsek hingga Mabes

Kapolri aktifkan kembali satgas judol untuk atasi maraknya judol saat perhelatan piala Dunia 2026. (Foto:polri.go.id) 
Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola guna mengantisipasi maraknya praktik perjudian (judol) selama perhelatan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan langkah tegas ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan momentum pesta sepak bola terbesar di dunia oleh oknum atau kelompok tertentu yang ingin meraup keuntungan ilegal.

"Satgas ini akan kita hidupkan kembali. Jangan sampai nanti Piala Dunia ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran," ujar Sigit kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Imbauan Sportivitas

Jenderal Sigit juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengotori semangat Piala Dunia dengan aksi pidana. Ia menekankan bahwa pertandingan antarnegara seharusnya menjadi tontonan bersama yang menjunjung tinggi sportivitas, bukan ajang taruhan.

"Jangan sampai nanti dikotori oleh hal-hal yang justru malah merusak semangat sportivitas itu, antara lain dengan adanya penyelenggaraan masalah judi," tegasnya.

Kapolri mengingatkan bahwa hukum di Indonesia melarang tegas segala bentuk perjudian, dan masyarakat diharapkan untuk menjadi penonton yang cerdas serta patuh pada aturan.

Gerakan Nobar Nasional Dongkrak UMKM

Dalam kesempatan yang sama, Polri mengumumkan program nonton bareng (nobar) massal yang akan digelar mulai dari tingkat Markas Besar (Mabes), Polda, Polres, hingga Polsek di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan LPP TVRI selaku pemegang hak siar resmi.

"Polri akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar. Kita akan bantu mulai dari perizinan sampai dengan kegiatan pengamanan," jelas Sigit.

Menariknya, program nobar ini tidak hanya bertujuan untuk hiburan semata. Sigit berharap kegiatan ini dapat menghidupkan roda perekonomian daerah, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi nobar.

"Sehingga ini bisa menjadi hiburan masyarakat sekaligus membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah," pungkasnya.

Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, mengapresiasi langkah Polri. Menurutnya, sinergi ini memastikan seluruh 104 pertandingan selama enam pekan dapat dinikmati masyarakat gratis dengan aman dan kondusif, khususnya bagi yang tidak memiliki akses berlangganan. Pembukaan Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan bergulir Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.

(berbagai sumber)