GEBRAK.ID JAKARTA – Harapan lulusan SMA/sederajat untuk bergabung sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan masih harus menunggu. Hingga pertengahan Juni 2026, pemerintah memastikan proses rekrutmen belum dibuka karena masih menyesuaikan mekanisme seleksi CPNS secara nasional.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat melakukan perekrutan secara mandiri dan harus mengikuti sistem nasional yang dikoordinasikan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Kita masih koordinasi dengan BKN karena tidak bisa lepas dari sistem nasional yang sudah berlaku," ujar Djaka usai rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (15/6/2026).
Rekrutmen Tetap Direncanakan
Meski belum ada jadwal pasti, Djaka memastikan rencana penerimaan lulusan SMA tetap menjadi bagian dari kebutuhan organisasi.
Menurutnya, begitu mekanisme seleksi CPNS nasional dimulai, proses rekrutmen untuk formasi lulusan SMA juga akan berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang beredar di media sosial mengenai pembukaan lowongan Bea Cukai dalam waktu dekat.
DPR Soroti Kekurangan SDM di Pelabuhan
Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, anggota Komisi XI Puteri Komarudin menyoroti masih terbatasnya sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Kekurangan personel dinilai paling terasa di sejumlah pelabuhan utama yang menjadi pintu masuk dan keluar barang, sehingga membutuhkan tambahan tenaga untuk meningkatkan pelayanan serta pengawasan.
Meski demikian, Djaka menegaskan kebutuhan tersebut tetap harus dipenuhi melalui mekanisme seleksi nasional yang berlaku.
Sebelumnya Direncanakan 300 Formasi
Pada April 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengumumkan rencana pembukaan sekitar 300 formasi CPNS Bea Cukai untuk lulusan SMA/sederajat.
Rekrutmen tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga operasional di lapangan, khususnya pada fungsi pengawasan dan pelayanan kepabeanan yang membutuhkan personel dalam jumlah besar.
Masyarakat Diminta Waspadai Informasi Hoaks
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi palsu mengenai rekrutmen CPNS yang beredar di media sosial.
DJBC menegaskan bahwa hingga pengumuman resmi diterbitkan pemerintah, tidak ada proses pendaftaran yang dibuka. Calon pelamar diimbau hanya mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah dan instansi terkait.
(berbagai sumber)
