Sistem Bayar Tol tanpa Setop Bakal Diuji Coba Ulang, Pemerintah Matangkan MLFF untuk Percepat Transaksi

BPJT Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali mempersiapkan uji coba sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) atau sistem pembayaran tol tanpa harus berhenti di gerbang tol. (Foto: istimewa) 
 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali mempersiapkan uji coba sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) atau sistem pembayaran tol tanpa harus berhenti di gerbang tol.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati, mengatakan saat ini BPJT sedang melakukan pendetailan terhadap berbagai aspek teknis sebelum pelaksanaan uji coba.

Menurutnya, proses tersebut bertujuan memastikan apakah teknologi MLFF dapat diterapkan secara optimal pada ekosistem jalan tol di Indonesia.

"Tahap ini kita lagi melakukan pendetailan penyiapan untuk rencana uji coba kembali terhadap sistem ini bisa diaplikasikan atau tidak terhadap ekosistem jalan tol di Indonesia," ujar Komang dalam media briefing di Kementerian PU, Jakarta Selatan.

Fokus pada Kesiapan Teknologi dan Infrastruktur

Pemerintah menilai penerapan MLFF memerlukan kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur digital, integrasi sistem pembayaran, hingga penyesuaian operasional pengelola jalan tol.

Sistem MLFF memungkinkan kendaraan melintas tanpa harus mengurangi kecepatan atau berhenti di gerbang tol. Identifikasi kendaraan dilakukan menggunakan teknologi berbasis satelit dan aplikasi digital sehingga transaksi berlangsung secara otomatis.

Konsep ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang yang selama ini masih terjadi di sejumlah ruas tol, terutama pada jam sibuk dan musim libur.

Evaluasi Dilakukan Sebelum Implementasi Nasional

BPJT akan memanfaatkan uji coba sebagai sarana evaluasi terhadap akurasi sistem, keamanan transaksi, serta kenyamanan pengguna jalan.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penerapan secara bertahap di berbagai ruas tol di Indonesia.

Pemerintah juga menekankan bahwa implementasi MLFF harus tetap memberikan kepastian hukum, perlindungan data pengguna, serta kemudahan dalam proses pembayaran.

Manfaat MLFF bagi Pengguna Jalan Tol

Jika diterapkan secara luas, sistem MLFF diproyeksikan memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

•Menghilangkan kebutuhan berhenti di gerbang tol.

•Mengurangi kemacetan akibat antrean transaksi.

•Mempercepat waktu tempuh perjalanan.

•Meningkatkan efisiensi operasional jalan tol.

•Mendukung transformasi digital sektor transportasi nasional.

Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi kendaraan yang selama ini meningkat akibat kendaraan berhenti dan kembali berakselerasi di gerbang tol.

Pemerintah Masih Mematangkan Skema Implementasi

Meski rencana uji coba kembali disiapkan, pemerintah belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan maupun lokasi ruas tol yang akan menjadi proyek percontohan.

Kementerian PU menegaskan seluruh tahapan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi, operator jalan tol, serta pengalaman pengguna agar implementasi MLFF dapat berjalan efektif dan aman.

Dengan persiapan yang lebih matang, pemerintah berharap sistem bayar tol tanpa setop dapat menjadi bagian dari modernisasi layanan transportasi sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

(berbagai sumber)