Unik di Piala Dunia 2026: Tujuh Pasang Saudara Tampil, Empat di Antaranya Bela Negara Berbeda

Bek tim nasional Australia Harry Soutar (kedua dari kanan) merayakan gol pada sebuah pertandingan. (Foto: Xinhua/Cao Can)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; NEW YORK – Piala Dunia FIFA 2026 tak hanya menghadirkan persaingan antarnegara, tetapi juga menyuguhkan kisah menarik dari hubungan keluarga para pemain. Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen ini, terdapat tujuh pasang saudara kandung yang sama-sama tampil di putaran final, namun tidak semuanya membela tim nasional yang sama.

Fenomena ini menjadi bukti bagaimana sepak bola modern semakin dipengaruhi latar belakang keluarga multinasional dan aturan kewarganegaraan yang memungkinkan pemain memilih negara yang ingin mereka wakili di level internasional.

Dari tujuh pasangan tersebut, hanya tiga pasang yang bermain untuk negara yang sama. Mereka adalah Lucas Hernandez dan Theo Hernandez yang memperkuat Prancis, Laros Duarte dan Deroy Duarte yang membela Tanjung Verde, serta Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna yang menjadi andalan Curacao.

Namun, cerita yang paling menarik justru datang dari empat pasangan saudara yang memilih jalan berbeda dengan memperkuat tim nasional yang tidak sama.

Salah satunya adalah Brian Brobbey, striker Belanda, yang akan tampil bersama Oranje di Piala Dunia 2026. Sementara sang kakak, Derrick Luckassen, memilih memperkuat Ghana meski pernah membela Belanda di kelompok usia muda. Kehadiran keduanya membuat keluarga mereka memiliki dua wakil di turnamen terbesar sepak bola dunia itu.

Kisah serupa juga terjadi pada keluarga Doue. Bintang muda Prancis Desire Doue memutuskan membela Les Bleus, sedangkan sang kakak, Guela Doue, memilih memperkuat Pantai Gading, negara asal ayah mereka. Menariknya, kedua tim berpotensi bertemu di fase gugur apabila sama-sama melaju jauh.

Pasangan berikutnya adalah John Souttar dan Harry Souttar. Keduanya lahir di Skotlandia, namun mengambil keputusan berbeda dalam karier internasional. John tetap membela Skotlandia, sementara Harry memilih Australia dan kini dikenal sebagai salah satu bek jangkung di sepak bola internasional dengan tinggi mencapai 198 sentimeter.

Sementara itu, pasangan saudara yang paling dikenal publik adalah Inaki Williams dan Nico Williams. Meski lahir di Spanyol, Inaki memilih membela Ghana sejak sebelum Piala Dunia 2022. Adiknya, Nico, justru menjadi salah satu bintang tim nasional Spanyol dan turut mencetak gol saat La Roja menjuarai UEFA Euro 2024.

Kehadiran tujuh pasang saudara kandung ini menjadi warna tersendiri di Piala Dunia 2026. Selain menghadirkan cerita emosional di luar lapangan, mereka juga menunjukkan bagaimana identitas, keluarga, dan sepak bola kini saling terhubung dalam panggung olahraga terbesar di dunia.

(Sumber: Xinhua)