Usai Singkirkan Unggulan, Janice Tjen Siapkan Taktik Khusus Hadapi Daria Kasatkina di Babak Kedua Wimbledon

Petenis putri Indonesia Janice Tjen tak ingin larut dalam euforia usai mencatat kemenangan gemilang pada laga debutnya di Wimbledon 2026. (Foto: USTA)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Petenis putri Indonesia Janice Tjen tak ingin larut dalam euforia usai mencatat kemenangan gemilang pada laga debutnya di Wimbledon 2026. Setelah menumbangkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, Janice kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi tantangan berikutnya, yakni melawan petenis Australia Daria Kasatkina pada babak kedua.

Janice mengaku akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menyusun strategi bersama pelatihnya, Chris Bint, agar dapat tampil maksimal dalam perebutan tiket menuju putaran ketiga Grand Slam lapangan rumput paling bergengsi di dunia tersebut.

"Ya rasanya sangat senang ya bisa menang dan bisa melaju ke ronde kedua. Dan, untuk pertandingan selanjutnya memang banyak yang perlu dibicarakan dengan pelatih besok hari sebelum dan setelah latihan juga," ujar Janice, dikutip dari laman resmi Wimbledon, Selasa (30/6/2026).

Laga melawan Kasatkina diprediksi berlangsung ketat. Meski demikian, Janice memiliki modal kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif pada pertandingan pembuka.

Petenis kelahiran Jakarta berusia 24 tahun itu sukses menyingkirkan Leylah Fernandez dengan skor meyakinkan 6-1, 7-6(3). Hasil tersebut sekaligus memperpanjang dominasinya atas finalis US Open 2021 itu menjadi 3-0 dalam rekor pertemuan mereka.

Penampilan Janice pada laga tersebut juga menunjukkan performa yang sangat solid. Ia mencatatkan enam ace tanpa melakukan satu pun double fault, menghasilkan 24 winner, serta hanya membuat 10 unforced error. Selain itu, Janice mampu memanfaatkan tiga dari sembilan peluang break point yang diperolehnya sepanjang pertandingan.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Janice yang menjalani debutnya di Wimbledon. Hasil itu juga memperlihatkan perkembangan performanya di musim lapangan rumput setelah sebelumnya sempat mengalami hasil yang kurang konsisten dalam beberapa turnamen.

Sementara itu, Daria Kasatkina datang ke Wimbledon dengan performa yang belum sepenuhnya stabil. Pada French Open 2026, petenis Australia tersebut mampu melaju hingga babak ketiga sebelum langkahnya dihentikan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.

Namun, setelah tampil di Roland Garros, Kasatkina mengalami penurunan performa dengan tersingkir pada babak pertama dalam tiga turnamen lapangan rumput secara beruntun, yakni Libema Open, Nottingham Open, dan Eastbourne Open.

Janice sendiri sempat mengalami situasi serupa. Ia juga tersingkir pada babak pertama di beberapa turnamen sebelum akhirnya mampu mencapai putaran kedua Birmingham Classic dan kini menunjukkan kebangkitan lewat penampilan impresif di Wimbledon.

Selain berlaga di nomor tunggal, Janice juga akan memperkuat Indonesia di sektor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Pasangan Merah Putih itu dijadwalkan menghadapi duet tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden pada babak pertama yang berlangsung Kamis (2/7/2026).

Janice pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan selama dirinya tampil di Wimbledon.

"Terima kasih banyak support-nya dari teman-teman yang di rumah, yang bisa datang juga di Inggris, dan jangan lupa untuk tetap support aku dan juga Aldila Sutjiadi yang bertanding di Wimbledon kali ini," kata Janice.

Dengan performa yang tengah menanjak dan kepercayaan diri yang semakin tinggi, Janice berpeluang kembali menciptakan kejutan di Wimbledon. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti saat menghadapi Fernandez, petenis Indonesia itu memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen Grand Slam pertamanya di All England Club.

(Sumber: WTA)