![]() |
| Pembalap muda Indonesia di MotoGP, Veda Ega Pratama, saat bersama timnya. (Foto: Honda Team Asia) |
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan mental juara di ajang Moto3 2026. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat hukuman penalti, pembalap asal Gunungkidul itu sukses melesat hingga finis di posisi kelima pada Grand Prix Ceko.
Hasil tersebut menjadi salah satu penampilan terbaik Veda musim ini. Ia bahkan sempat bersaing dalam perebutan podium bersama para pembalap papan atas sebelum akhirnya mengakhiri lomba di urutan kelima.
Sebelumnya, Veda sebenarnya tampil impresif saat sesi kualifikasi dengan mencatat waktu tercepat kedelapan. Namun, posisinya harus melorot setelah dijatuhi penalti 12 grid karena dianggap melanggar Pasal 1.21.2 regulasi Kejuaraan Dunia FIM Grand Prix terkait insiden "slow riding" atau melaju terlalu lambat di sektor tertentu saat sesi kualifikasi.
Meski menghadapi tantangan berat, Veda tidak kehilangan kepercayaan diri. Begitu lampu start padam, ia langsung melakukan start agresif dan berhasil menyalip banyak pembalap. Hanya dalam tikungan pertama, Veda sudah melonjak sembilan posisi hingga berada di urutan ke-11.
Performa konsisten terus ditunjukkan sepanjang balapan. Memasuki lap kelima, Veda berhasil bergabung dengan rombongan terdepan yang berisi tujuh pembalap. Kemampuannya menjaga ritme balapan sekaligus mengelola kondisi ban membuatnya mampu bertahan dalam persaingan hingga lap terakhir.
Meski belum berhasil naik podium, finis di posisi kelima tetap menjadi pencapaian yang membanggakan.
"Balapan posisi 5. Secara keseluruhan saya senang banget, mulai dari posisi 20 dan bisa finis di top 5. Terima kasih tim. Selanjutnya, Assen," tulis Veda melalui akun Instagram pribadinya usai balapan dikutip Senin (22/6/2026).
Hasil di Sirkuit Brno itu juga menjadi catatan terbaik bagi para pembalap Honda pada seri GP Ceko. Veda menjadi rider Honda dengan finis tertinggi, mengungguli Joel Kelso dari tim GRYD-MLAV Racing yang menempati posisi kedelapan. Sementara pembalap Honda lainnya harus puas finis di luar 10 besar.
Tambahan poin dari GP Ceko turut mendongkrak posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026. Kini ia berada di peringkat keenam dengan koleksi 82 poin dari sembilan seri yang telah berlangsung.
Meski masih tertinggal 104 poin dari pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles, yang mengoleksi 186 poin, peluang Veda untuk terus memperbaiki posisinya masih terbuka lebar mengingat musim masih menyisakan sejumlah seri.
Penampilan impresif di Ceko sekaligus menjadi bukti perkembangan pesat pembalap binaan Astra Honda tersebut. Konsistensi dan keberaniannya menyalip sejak awal balapan memperlihatkan bahwa Veda semakin kompetitif menghadapi para pembalap terbaik dunia di kelas Moto3.
Tantangan berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda. Jika mampu mempertahankan performa seperti di Brno, bukan tidak mungkin Veda akan kembali bersaing memperebutkan podium sekaligus menambah pundi-pundi poin di klasemen dunia Moto3 2026.
(Sumber: Instagram)
JANGAN TERLEWATKAN Start dari Posisi 20, Veda Ega Cetak Aksi Sensasional di Moto3 Ceko 2026, Finis Lima Besar
