Editor: Devona R
Peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Foto ilustrasi: BRIN)
GEBRAK.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menekuni dunia penelitian melalui Program Magang BRIN 2026. Program ini menjadi salah satu upaya BRIN dalam mencetak talenta-talenta riset yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pendaftaran Program Magang BRIN dibuka mulai 2 Juli hingga 17 Juli 2026. Mahasiswa yang lolos seleksi nantinya akan menjalani program magang selama hampir enam bulan, mulai 18 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027.
Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan penelitian bersama para peneliti profesional di lingkungan BRIN.
"Ketika kita menjadi peneliti, kita akan bisa mengaktualisasikan kemampuan intelektual kita, kemudian juga kita bisa memilah karier kita sampai jenjang peneliti utama, misalnya sampai menjadi profesor riset," ujar Ajeng Arum Sari dalam kegiatan sosialisasi Program Magang BRIN 2026 di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Menurut Ajeng, ada tiga alasan utama mengapa mahasiswa perlu mengikuti program magang di BRIN. Pertama, BRIN memiliki fasilitas penelitian yang sangat lengkap, mulai dari laboratorium berteknologi tinggi, fasilitas riset luar angkasa, hingga fasilitas penelitian bawah tanah yang tersebar di 12 organisasi riset dan 87 pusat riset.
Keunggulan berikutnya adalah seluruh kebutuhan penelitian peserta magang akan didukung penuh oleh BRIN. Mahasiswa tidak perlu memikirkan biaya penelitian karena seluruh pendanaan menjadi tanggung jawab peneliti pembimbing.
Selain itu, setiap peserta akan mendapatkan pendampingan langsung dari para pakar dan peneliti berpengalaman sehingga proses belajar menjadi lebih optimal.
Ajeng menjelaskan, program magang ini juga menjadi bagian dari sistem pembinaan talenta riset nasional. Setelah menyelesaikan magang selama enam bulan, mahasiswa didorong melanjutkan hasil penelitiannya sebagai tugas akhir agar proses kelulusan di perguruan tinggi dapat berlangsung lebih cepat.
Tak hanya berhenti di sana, BRIN juga telah menyiapkan jalur pengembangan karier bagi peserta yang ingin menjadi peneliti profesional. Mulai dari kompetisi riset, beasiswa Degree by Research untuk jenjang pascasarjana, beasiswa doktor talenta riset, program post-doctoral, hingga peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BRIN.
Untuk mengikuti program ini, peserta harus berstatus mahasiswa aktif jenjang D4 atau S1 dari program studi terakreditasi serta terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
Seleksi akan dilakukan dalam dua tahap, yakni seleksi administrasi dan seleksi substansi. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 5 Agustus 2026.
Melalui Program Magang BRIN 2026, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan inovasi dan memperkuat ekosistem riset nasional sebagai fondasi pembangunan Indonesia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
(Sumber: Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN)