Editor: Damar Pratama
Cristiano Ronaldo kembali menjadi tumpuan Portugal saat menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: Xinhua)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Cristiano Ronaldo kembali menjadi tumpuan Portugal saat menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, di balik statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah, sang megabintang justru dibayangi catatan yang kurang menggembirakan di fase gugur turnamen paling bergengsi tersebut.
Duel Portugal kontra Kroasia akan berlangsung di BMO Field, Toronto, Kanada, pada Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki pengalaman panjang di pentas internasional.
Bagi Ronaldo, laga tersebut bukan sekadar perebutan tiket ke babak 16 besar. Penyerang Al Nassr itu juga memiliki misi pribadi untuk mengakhiri paceklik kontribusi gol di fase knockout Piala Dunia yang telah berlangsung hampir dua dekade.
Sejak menjalani debut di Piala Dunia 2006, Ronaldo belum pernah mencatatkan satu gol maupun assist dalam delapan pertandingan berturut-turut setelah Portugal lolos dari fase grup.
Catatan itu menjadi salah satu rekor negatif yang cukup mencolok dalam karier pemain berusia 41 tahun tersebut. Berdasarkan data Transfermarkt, hanya mantan penyerang Belanda Dirk Kuyt yang memiliki catatan lebih buruk, yakni gagal mencetak gol dalam sembilan laga fase gugur Piala Dunia secara beruntun sepanjang edisi 2006 hingga 2014.
Apabila kembali gagal berkontribusi saat menghadapi Kroasia, Ronaldo akan semakin mendekati rekor yang selama ini melekat pada Kuyt.
Meski demikian, performa Ronaldo di Piala Dunia 2026 sebenarnya masih cukup menjanjikan. Kapten Portugal itu telah mengoleksi dua gol dari tiga pertandingan fase grup.
Seluruh gol tersebut dicetak ketika Portugal menghancurkan Uzbekistan dengan skor telak 5-0. Ketajamannya itu menjadi modal penting untuk menghadapi lini pertahanan Kroasia yang dikenal solid dan disiplin.
Rekor pertemuan Ronaldo melawan Kroasia juga memberikan secercah harapan bagi pendukung Portugal. Dalam lima pertandingan menghadapi tim berjuluk Vatreni tersebut, Ronaldo berhasil membukukan dua gol dan dua assist.
Statistik tersebut menunjukkan Kroasia bukan lawan yang benar-benar asing bagi mantan bintang Real Madrid, Manchester United, dan Juventus itu.
Selain menjadi duel dua negara Eropa yang sarat sejarah, pertandingan ini juga diprediksi menjadi panggung terakhir pertemuan Cristiano Ronaldo dan Luka Modric di Piala Dunia. Keduanya merupakan mantan rekan setim di Real Madrid dan sama-sama disebut menjalani edisi terakhir turnamen empat tahunan tersebut.
Kini, seluruh perhatian tertuju kepada Ronaldo. Mampukah sang kapten mengakhiri kutukan panjang di fase gugur sekaligus membawa Portugal melangkah ke babak 16 besar? Jawabannya akan tersaji di Toronto.
(Sumber: Transfermarkt)