Jelang Duel Kontra Maroko, Deschamps Minta Prancis Lebih Tajam Manfaatkan Peluang

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, di Piala Dunia 2026. (Foto: X/FIFA)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta anak asuhnya tampil lebih efektif saat menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Meski Les Bleus berstatus sebagai tim paling produktif sepanjang turnamen, Deschamps menilai penyelesaian akhir timnya masih bisa ditingkatkan.

Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit, Jumat (10/7/2026) pagi WIB. Deschamps pun mengingatkan para pemainnya agar tidak menyia-nyiakan setiap peluang yang didapat di depan gawang lawan.

"Kedua tim memiliki kekuatan di semua lini. Kami memang cukup efektif, tetapi seharusnya bisa lebih baik lagi. Terkadang Anda menciptakan enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di kesempatan lain hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi gol. Yang terpenting adalah efisiensi," kata Deschamps, seperti dikutip dari The Strait Times, Kamis (9/7/2026).

Produktif, tetapi Belum Maksimal

Hingga babak perempat final, Prancis menjadi tim dengan produktivitas gol tertinggi di Piala Dunia 2026. Les Bleus telah mengoleksi 14 gol, namun Deschamps menilai catatan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan efektivitas permainan timnya.

Menurutnya, kemampuan mengonversi peluang menjadi gol akan menjadi faktor penentu saat menghadapi lawan-lawan kuat di fase gugur.

Prancis melangkah ke delapan besar setelah menyingkirkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Kylian Mbappe melalui titik penalti.

Bintang Real Madrid itu kini telah mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen dan hanya terpaut satu gol dari kapten Argentina, Lionel Messi, yang masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan delapan gol.

Selain Mbappe, lini serang Prancis juga diperkuat Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Kombinasi keempat pemain tersebut menjadi salah satu sektor penyerangan paling berbahaya di Piala Dunia 2026.

Maroko Dinilai Semakin Kuat

Meski difavoritkan lolos ke semifinal, Deschamps menegaskan timnya tidak boleh memandang sebelah mata Maroko.

Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, wakil Afrika tersebut telah berkembang pesat sejak menciptakan sejarah sebagai semifinalis Piala Dunia 2022.

Deschamps menilai Maroko kini memiliki kualitas yang jauh lebih matang dan layak disebut sebagai salah satu kandidat juara.

"Kami pernah menghadapi mereka empat tahun lalu di semifinal. Mereka juga tampil di final Piala Afrika dan memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka tidak datang ke sini hanya untuk bermain, tetapi untuk menang. Kami harus siap memberikan performa terbaik melawan tim yang hebat ini," ujar Deschamps.

Dengan materi pemain berkualitas di kedua kubu, laga Prancis kontra Maroko diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Efektivitas penyelesaian akhir diyakini akan menjadi salah satu kunci penentu tim yang berhak melaju ke semifinal.

(Sumber: The Strait Times)