Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Jiwa, Terjadi Seribu Gempa Susulan

Dampak gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada akhir Juni 2026 terus bertambah. (Foto: Anadolu)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Dampak gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada akhir Juni 2026 terus bertambah. Pemerintah Venezuela melaporkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 2.954 orang, sementara 16.592 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana yang melanda wilayah utara negara tersebut.

Data terbaru itu disampaikan Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (4/7/2026). Pemerintah masih terus melakukan operasi pencarian, penyelamatan, serta pemulihan di sejumlah daerah yang mengalami kerusakan paling parah.

Selain tingginya korban jiwa, ribuan warga juga masih terdampak akibat rusaknya infrastruktur dan bangunan di sejumlah kota.

Ribuan Korban Berhasil Diselamatkan

Pemerintah Venezuela mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 6.462 orang berhasil dievakuasi dan diselamatkan dari lokasi terdampak gempa.

Sementara itu, hasil pendataan sementara menunjukkan sedikitnya 856 bangunan mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 bangunan dilaporkan runtuh sehingga menyebabkan proses evakuasi menjadi lebih sulit.

Tim penyelamat masih bekerja tanpa henti untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Operasi Kemanusiaan Berskala Besar

Untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan, Venezuela mendapat dukungan dari komunitas internasional.

Sebanyak 3.281 personel penyelamat dari berbagai negara diterjunkan ke wilayah terdampak guna membantu pencarian korban, pelayanan medis, hingga distribusi bantuan kemanusiaan.

Di saat yang sama, pemerintah Venezuela juga mengerahkan 29.567 personel gabungan yang terdiri atas aparat keamanan, tenaga medis, relawan, dan petugas tanggap darurat.

Mereka difokuskan pada proses pencarian korban, pemulihan fasilitas umum, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

Pemerintah menyatakan tim penyelamat akan tetap berada di wilayah yang paling terdampak untuk mendukung proses rekonstruksi sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.

Hampir Seribu Gempa Susulan

Ancaman belum sepenuhnya berakhir. Hingga awal Juli, otoritas Venezuela mencatat telah terjadi 942 gempa susulan sejak bencana utama mengguncang negara tersebut.

Banyaknya gempa susulan membuat proses evakuasi dan perbaikan bangunan berlangsung dengan kehati-hatian tinggi karena masih terdapat risiko runtuhnya bangunan yang telah mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), bencana utama terjadi pada 24 Juni 2026 ketika dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah utara Venezuela hanya dalam selang waktu 39 detik.

Kekuatan gempa yang besar serta waktu yang berdekatan menyebabkan kerusakan meluas di berbagai wilayah dan memicu kepanikan warga.

Fokus Pemulihan Jangka Panjang

Selain operasi pencarian korban, pemerintah Venezuela kini mulai mengalihkan perhatian pada tahap pemulihan dan rekonstruksi.

Perbaikan infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan rumah menjadi prioritas utama pemerintah dalam beberapa pekan ke depan.

Di sisi lain, tim ahli kebencanaan juga terus memantau aktivitas seismik mengingat tingginya frekuensi gempa susulan yang masih terjadi di kawasan tersebut.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta menghindari bangunan yang dinilai tidak lagi aman hingga proses pemeriksaan struktur selesai dilakukan.

(Sumber: Anadolu)