Editor: Damar Pratama
Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, di Piala Dunia 2026. (Foto: DFB)
GEBRAK.ID – Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya meski gagal membawa Die Mannschaft melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Ia memilih bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih timnya dan bertekad membawa Jerman bangkit pada turnamen berikutnya.
Tekanan terhadap Nagelsmann menguat setelah Jerman secara mengejutkan tersingkir di babak 32 besar usai dikalahkan Paraguay. Kekalahan tersebut menjadi catatan kelam bagi sepak bola Jerman karena memperpanjang tren negatif di ajang Piala Dunia.
Sebelumnya, pada edisi 2018 dan 2022, Jerman juga gagal melangkah jauh setelah tersingkir di fase grup. Harapan untuk mengembalikan kejayaan di Piala Dunia 2026 pun pupus lebih cepat, meski skuad yang dimiliki dipenuhi pemain-pemain berkualitas.
Ironisnya, Paraguay yang menjadi lawan justru baru kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Hasil tersebut memicu kritik tajam dari publik dan pengamat sepak bola yang menilai Nagelsmann belum mampu mengoptimalkan potensi skuad Jerman.
Meski demikian, pelatih berusia 39 tahun itu memastikan dirinya tidak akan menyerah begitu saja.
"Saya bukan orang yang suka lari dari tanggung jawab begitu saja. Ini bukan pertama kalinya situasi seperti ini terjadi dan memang masih banyak hal yang harus kami perbaiki. Namun, jika DFB menginginkan saya bertahan, maka saya akan melanjutkan pekerjaan ini," ujar Nagelsmann seperti dikutip The Guardian, Rabu (1/7/2026).
Nagelsmann mengaku memahami konsekuensi yang datang setelah hasil mengecewakan di turnamen sebesar Piala Dunia. Ia sadar kritik dan tuntutan untuk mundur merupakan bagian dari dinamika dunia sepak bola.
"Saya tahu bagaimana sepak bola bekerja. Saya tahu bagaimana industri ini berjalan. Saya juga paham banyak orang ingin saya pergi, tetapi saya ingin tetap bertahan apabila federasi masih mempercayai saya," katanya.
Mantan pelatih Bayern Muenechen itu juga mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) telah memberikan dukungan kepadanya, meski belum mengambil keputusan resmi terkait masa depannya.
"Mereka sudah berbicara secara terbuka kepada saya dan memberikan ketenangan. Tentu mereka tidak mungkin langsung menawarkan kontrak baru hanya beberapa menit setelah kami kalah. Situasinya membutuhkan waktu untuk dievaluasi," ucap Nagelsmann.
Kontrak Nagelsmann bersama DFB diketahui masih berlaku hingga 2028. Artinya, secara administratif ia masih memiliki kesempatan memimpin Jerman dalam persiapan menuju Euro 2028 yang kini menjadi target utama setelah kegagalan di Piala Dunia.
Bagi Jerman, evaluasi besar dipastikan akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Selain meninjau performa tim selama turnamen, federasi juga akan menentukan langkah strategis agar salah satu raksasa sepak bola dunia itu mampu kembali bersaing di level tertinggi.
(Sumber: The Guardian)