Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Siapkan Kejutan, Boy Arnez Bakal Dijajal Jadi Opposite untuk Asian Games 2026

Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Reidel Toiran menyiapkan kejutan dalam menyusun komposisi skuad menuju Asian Games 2026. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah mengubah posisi Boy Arnez Arabi (paling depan) dari outside hitter menjadi opposite hitter. (Foto: AVC)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Reidel Toiran menyiapkan kejutan dalam menyusun komposisi skuad menuju Asian Games 2026. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah mengubah posisi Boy Arnez Arabi dari outside hitter menjadi opposite hitter.

Keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih menilai Boy memiliki kemampuan yang sesuai untuk mengisi posisi opposite, sektor yang saat ini masih menjadi perhatian utama Timnas Indonesia.

"Nanti akan ada kejutan. Kami juga ingin mencoba beberapa perubahan posisi, misalnya Boy akan dicoba bermain sebagai opposite hitter," kata Reidel Toiran kepada awak media di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Toiran mengungkapkan bahwa stok pemain di posisi opposite masih terbatas. Karena itu, tim pelatih akan melakukan sejumlah eksperimen untuk mendapatkan komposisi terbaik menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Boy Arnez tampil impresif sepanjang musim 2026. Selain menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia, ia juga menyandang predikat sebagai pemain terbaik Proliga 2026.

Rencana perubahan posisi itu muncul setelah Indonesia menutup SEA V Cup 2026 leg kedua dengan finis di peringkat ketiga. Pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Minggu, Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24).

JANGAN TERLEWATKAN Rahasia Boy Arnez Jadi MVP AVC Men's Volleyball Cup 2026, Ternyata Bermain tanpa Tekanan Jadi Kuncinya 

Meski berhasil mengamankan posisi ketiga, hasil tersebut membuat Farhan Halim dan rekan-rekannya gagal mempertahankan gelar juara SEA V Cup yang sebelumnya mereka raih.

Usai turnamen tersebut, fokus Timnas Voli Indonesia kini beralih ke persiapan Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Toiran mengatakan pihaknya akan memanggil sekitar 20 hingga 22 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Dari jumlah tersebut, nantinya hanya 15 pemain yang akan dipilih masuk skuad final.

"Ya, kami akan memanggil sekitar 20 sampai 22 pemain," ujarnya.

Menurut Toiran, sebagian besar pemain yang tampil pada AVC Nations Cup 2026 dan SEA V Cup 2026 tetap akan menjadi bagian dari daftar seleksi. Namun, tim pelatih juga membuka peluang menambah pemain baru di sejumlah posisi yang dinilai masih membutuhkan penguatan.

"Pemain yang ada sekarang tetap menjadi bagian dari tim, tetapi akan ada tambahan di beberapa posisi yang kami anggap perlu diperkuat," katanya.

Toiran menegaskan kondisi fisik menjadi faktor utama dalam proses seleksi. Selama lima hari hingga satu pekan pertama pemusatan latihan, tim pelatih akan mengevaluasi kebugaran setiap pemain sebelum menentukan skuad terbaik yang akan tampil di Asian Games 2026.

"Dalam lima hari sampai satu minggu pertama kami akan melihat kondisi mereka. Mana yang lebih baik untuk kebutuhan tim. Nantinya akan ada proses seleksi dari pelatih dan evaluasi bersama. Kami semua satu tim," tutup Toiran.

(Sumber: PBVSI)