![]() |
| PM Singapura Lawrence Wong tiba di Jakarta untuk Leaders' Retreat dengan Presiden Prabowo, bahas penguatan kerja sama bilateral dan tindak lanjut 19 kesepakatan strategis. ( Foto: Antara) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,JAKARTA - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong resmi tiba di Jakarta pada Minggu (5/7/2026) malam untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin (Leaders' Retreat) Indonesia-Singapura yang digelar hari ini, Senin (6/7/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan kerja sama strategis kedua negara di tengah dinamika geopolitik global.
Kedatangan Lawrence Wong di Bandar Udara Halim Perdanakusuma disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih . "Kedatangan PM Lawrence Wong ke Jakarta dalam rangka menguatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura, serta mengoptimalkan potensi kerja sama di berbagai bidang yang bisa ditingkatkan oleh kedua negara," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri RI.
Agenda Pertemuan dan Evaluasi Kerja Sama
PM Wong dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada hari ini di Jakarta. Pertemuan ini merupakan Leaders' Retreat kedua bagi kedua pemimpin, setelah pertemuan pertama digelar di Singapura pada Juni 2025.
Dalam agenda retreat tersebut, kedua pemimpin akan meninjau perkembangan berbagai proyek bilateral yang telah berjalan sejak pertemuan terakhir di Singapura pada Juni 2025. "Para pemimpin akan menjajaki langkah-langkah untuk memperkuat kolaborasi di bidang-bidang yang menjadi kepentingan dan memberikan manfaat bersama bagi Singapura dan Indonesia," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Singapura.
Selain evaluasi kerja sama, kedua pemimpin juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan maupun iklim investasi.
Tindak Lanjut 19 Kesepakatan Strategis
Leaders' Retreat 2025 menghasilkan 19 kesepakatan strategis di berbagai sektor. Pertemuan tahun ini menjadi momentum penting untuk menindaklanjuti capaian tersebut, termasuk lima nota kesepahaman (MoU) utama yang meliputi :
1. Laporan Bersama dari Enam Kelompok Kerja Sama Ekonomi Bilateral
2. Kerja sama keamanan pangan dan teknologi pertanian
3. Pengembangan kawasan industri berkelanjutan
4. Perdagangan listrik lintas batas
5. Penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage)
Singapura masih menjadi mitra dagang dan investor penting bagi Indonesia. Pada 2025, Singapura tercatat sebagai sumber investasi asing langsung terbesar dengan kontribusi US$17,4 miliar. Delegasi Tingkat Tinggi Singapura
Dalam kunjungannya ke Jakarta, Lawrence Wong didampingi sejumlah menteri senior Singapura, yaitu :
· Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong
· Menteri Koordinator Pelayanan Publik merangkap Menteri Pertahanan Chan Chun Sing
· Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan
· Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Masagos Zulkifli
· Menteri Tenaga Kerja merangkap Menteri yang membidangi Energi serta Sains dan Teknologi Tan See Leng
Selama PM Wong berada di Indonesia, Menteri Koordinator Keamanan Nasional merangkap Menteri Dalam Negeri K. Shanmugam akan menjabat sebagai Penjabat Perdana Menteri Singapura.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura telah terjalin selama 59 tahun. Leaders' Retreat menjadi salah satu mekanisme utama dalam menjaga kesinambungan hubungan bilateral yang saling menguntungkan.
( berbagai sumber)
