Unai Emery Kaget dengan Sambutan Fans Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Pertunjukan Istimewa di GBK

unai-emery-di-jakarta-aston-villa

Pelatih Aston Villa Unai Emery (kanan) dan pemain Tyrone Mings berpose
dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan melawan Indonesia All Stars di
Jakarta, Jumat (31/6/2026). Laga dalam rangkaian tur pramusim Aston
Villa ini akan digelar di tempat yang sama pada Sabtu (1/8/2026) malam. (Foto: Tangkapan layar Antara)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA — Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengaku sangat senang bisa kembali menginjakkan kaki di Indonesia setelah lebih dari satu dekade. Kunjungan kali ini terasa berbeda karena ia datang bersama Aston Villa untuk menghadapi Indonesia All Stars dalam laga pramusim yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) pukul 19.30 WIB.

Bagi Emery, Indonesia bukanlah destinasi yang asing. Pelatih asal Spanyol itu pernah datang ke Tanah Air saat masih menukangi Sevilla dalam laga persahabatan melawan Pelita Bandung Raya pada 2014.

Kini, ia kembali dengan misi yang berbeda. Selain mempersiapkan Aston Villa menghadapi musim baru, Emery juga ingin memberikan pengalaman berkesan bagi para penggemar sepak bola Indonesia yang selama ini mengikuti kiprah klub Liga Inggris tersebut.

“Saya sangat senang bisa berada di Jakarta. Ini adalah kedua kalinya saya datang ke sini. Dulu saya pernah bersama Sevilla sekitar tahun 2014 atau 2015 untuk pertandingan persahabatan. Sekarang kembali bersama Aston Villa tentu menjadi pengalaman yang baru,” ujar Emery dalam konferensi pers pra-pertandingan di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Indonesia menjadi pemberhentian kedua Aston Villa di kawasan Asia Tenggara dalam rangkaian tur pramusim 2026/2027. Setelah tampil di Jakarta, skuad berjuluk The Villans itu dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Thailand untuk menghadapi BG Pathum United pada Selasa (4/8/2026).

Emery mengaku cukup terkejut melihat besarnya antusiasme masyarakat Indonesia dalam menyambut kedatangan timnya. Banyaknya jurnalis yang meliput sesi latihan maupun konferensi pers menjadi gambaran besarnya perhatian publik terhadap Aston Villa dan kompetisi Premier League.

“Kami tidak menyangka sambutan yang diberikan begitu luar biasa. Tentu hal itu menunjukkan ada begitu banyak pencinta sepak bola dan Premier League di Indonesia. Kami ingin mengetahui seberapa besar Aston Villa memiliki penggemar di sini,” kata Emery.

Menurut Emery, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pramusim, tetapi juga menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan para pendukung Aston Villa di Indonesia.

“Kami berharap bisa memberikan sesuatu yang berkesan kepada para pendukung selama tiga hari berada di sini, termasuk melalui pertandingan besok yang menjadi alasan utama kami datang,” tambah Emery.

Bek senior Aston Villa, Tyrone Mings, juga mengungkapkan kesan positif sejak tiba di Indonesia pada Kamis malam. Ia mengaku seluruh rombongan mendapat sambutan yang hangat sehingga merasa seperti berada di rumah sendiri meski berada jauh dari Inggris.

“Kami merasa seperti di rumah sendiri. Itu bukan hal yang mudah ketika melakukan perjalanan sejauh ini dan berada jauh dari budaya yang kami kenal,” ujar Mings.

Pemain berusia 33 tahun tersebut juga memuji berbagai fasilitas yang diterima tim selama berada di Jakarta. Mulai dari kualitas hotel, makanan hingga kondisi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang menurutnya sangat memuaskan.

“Makanannya enak, hotelnya sangat bagus. Fasilitas latihan di stadion juga luar biasa. Kami sangat menantikan pertandingan besok. Lapangannya fantastis. Sejauh ini pengalaman kami benar-benar sangat menyenangkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mings juga menyoroti perkembangan Aston Villa di bawah kepemimpinan Unai Emery. Ia menilai konsistensi tim selama beberapa musim terakhir menjadi modal penting hingga klub kini kembali bersaing di papan atas Liga Inggris dan tampil dalam tur internasional.

Sejak Emery ditunjuk sebagai pelatih pada November 2022, performa Aston Villa meningkat drastis. Posisi terendah klub di Liga Inggris sejak saat itu adalah peringkat ketujuh pada musim pertamanya. Sebelumnya, Villa sempat berkutat di papan tengah hingga bawah dengan finis di posisi ke-14 pada musim 2021/2022, peringkat ke-11 pada musim 2020/2021, dan nyaris terdegradasi setelah hanya berada di posisi ke-17 pada musim 2019/2020.

“Konsistensi yang kami tunjukkan selama empat hingga lima tahun terakhir adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Itulah yang membuat kami bisa datang ke kota seperti Jakarta dan merayakan pencapaian yang telah kami raih bersama para penggemar,” jelas Mings.

Laga melawan Indonesia All Stars diperkirakan akan menyedot puluhan ribu penonton di SUGBK. Selain menjadi ajang hiburan bagi pencinta sepak bola nasional, pertandingan ini juga menjadi bagian penting persiapan Aston Villa sebelum mengarungi kompetisi Liga Inggris musim 2026/2027.

(Sumber: Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *