Garuda Indonesia Sediakan 170.845 Kursi Gratis untuk Turis Asing, Dorong Wisata ke Luar Bali-Jakarta

Program Discover More Indonesia ini untuk mendorong wisman jelajahi destinasi di luar Bali dan Jakarta.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberhentikan sementara Reza Aulia Hakim dari posisi Direktur Niaga mulai 14 Agustus 2026.

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung terhadap operasional penerbangan. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga Senin, 7 September 2026. (Foto: Garuda Indonesia)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK. ID, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk secara resmi meluncurkan program “Discover More Indonesia” dengan menyediakan 170.845 kursi penerbangan domestik gratis bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Program ini dirancang untuk mendorong wisatawan internasional agar tidak hanya berhenti di destinasi utama seperti Jakarta atau Bali, tetapi juga menjelajahi berbagai daerah lain di seluruh Nusantara.

Eksplorasi Destinasi Lain di Indonesia

Marketing Group Head Garuda Indonesia, Prina Eka Putri, menjelaskan bahwa program ini menjadi stimulus agar wisatawan asing memperluas perjalanan mereka ke destinasi domestik lainnya. “Garuda Indonesia menghadirkan Free Domestic Flight ini untuk menjadi stimulus traveling dari internasional ke Indonesia. Yang tujuannya adalah agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestic destination lainnya yang ada di Indonesia,” ujar Prina dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Program yang dijalankan bersama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney ini menargetkan perubahan pola perjalanan wisatawan dari sekadar “arrive” menjadi “discover more Indonesia”. Melalui inisiatif ini, wisatawan yang masuk melalui Jakarta atau Denpasar berhak mendapatkan satu tiket penerbangan domestik gratis ke destinasi lain di luar kedua kota tersebut.

Dampak Ekonomi bagi Daerah

Prina menyatakan bahwa program ini tidak hanya untuk meningkatkan jumlah penumpang Garuda Indonesia, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi sektor pariwisata dan masyarakat di berbagai daerah. Wisatawan yang melanjutkan perjalanan ke destinasi lain berpotensi meningkatkan durasi menginap di hotel, aktivitas UMKM, hingga belanja selama berada di daerah tujuan.

Senior Vice President Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menilai program ini strategis mengingat sekitar 70 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia menggunakan konektivitas udara

Saat ini, Bali menjadi destinasi terbesar dengan porsi sekitar 40 persen, sedangkan Jakarta menyumbang sekitar 27 persen dari total kunjungan wisman.

“Ini menambah nilai competitiveness bagi destinasi di Indonesia karena yang tadinya mungkin wisman biasa naik pesawat lain, tapi ketika ada program ini kita berharap ini akan men-trigger orang untuk datang ke Indonesia lebih banyak,” ucap Yudhis. Meningkatkan Load Factor dan PendapatanSelain aspek pariwisata, program ini juga memiliki tujuan bisnis.

Southeast Asia Branch Manager Garuda Indonesia, Agny Gallus Pratama, mengungkapkan bahwa salah satu target utama program tersebut adalah meningkatkan load factor atau tingkat keterisian kursi pesawat. Gallus menjelaskan bahwa Garuda telah memiliki proyeksi load factor berdasarkan kinerja tahun sebelumnya dan melihat adanya celah yang perlu dioptimalkan.

“Dengan adanya load factor naik maka benefit-nya pasti ke kinerja pendapatan. Jadi load factor naik, pendapatan dari revenue khususnya di rute internasional kita harapkan juga meningkat,” sebut Gallus.

Syarat dan Periode Program

Program ini berlaku bagi wisatawan mancanegara yang menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dengan periode penerbangan internasional mulai 1 Agustus hingga 30 November 2026. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat membeli tiket melalui situs dan aplikasi Garuda Indonesia, online travel agent (OTA), travel agent konvensional, ticketing office, call center, hingga layanan WhatsApp Garuda Indonesia.

Menariknya, wisatawan yang telah lebih dahulu membeli tiket penerbangan pulang-pergi dengan Garuda Indonesia juga tetap dapat mengikuti program dengan menambahkan fasilitas penerbangan domestik gratis. Jumlah 170.845 kursi yang disediakan memiliki makna khusus. “Angka 170.845 itu kita memang sekalian memperingati bulan ini adalah bulannya kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, di mana kita merdeka,” ungkap Prina.

Komitmen Perluas Akses Destinasi

Gallus menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk memperkuat brand Garuda Indonesia di tingkat regional, mulai dari kawasan Asia hingga Eropa. “Sehingga kalau dari kami akses ini dan kemudian menghubungkan tidak hanya Jakarta dan Bali tapi beyond daripada itu di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Melalui program Discover More Indonesia, Garuda Indonesia bersama InJourney optimis dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memperluas tujuan perjalanan mereka ke berbagai destinasi unggulan di tanah air.

(berbagai sumber)