Jalan Sekitar Istana Mulai Ditutup, Mensesneg Minta Maaf Imbas Persiapan HUT ke-81 RI

Jalan sekitar Istana mulai ditutup untuk persiapan HUT ke-81 RI. Mensesneg minta maaf atas dampak lalu lintas. Simak jadwal gladi dan penambahan kuota undangan.

1783561890010

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK. ID, JAKARTAโ€” Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, mulai mengalami penyesuaian dan penutupan arus lalu lintas sejak Selasa (11/8). Langkah ini diambil seiring dengan dimulainya rangkaian persiapan dan latihan bersama untuk menyambut upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak oleh kebijakan ini. Penutupan jalan dilakukan untuk mendukung kelancaran gladi pasukan upacara yang kini mulai digelar di halaman Istana Merdeka.

“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf kalau mulai pagi hari ini tadi dan mungkin sampai beberapa hari ke depan di beberapa ruas jalan, (Jalan) Veteran maupun di (Jalan) Merdeka Utara, mungkin akan ada penyesuaian atau penutupan-penutupan lalu lintas,” ujar Prasetyo di halaman Istana Merdeka, Selasa (11/8).

Tahapan Latihan Masuki Gladi Parsial

Mensesneg menjelaskan bahwa hari ini merupakan tahap awal latihan bersama di Istana. Sebelumnya, setiap tim seperti pasukan upacara dari TNI, Polri, dan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berlatih secara terpisah di lokasi masing-masing.

“Hari ini, 11 Agustus 2026, hari Selasa, kita sudah mulai untuk persiapan gladi-gladi meskipun masih parsial,” kata Prasetyo. “Ini baru penyesuaian awal. Kalau pun ada koreksi belum terlalu banyak. Jadi mulai besok akan ada gladi kotor”.

Berdasarkan pantauan, latihan pagi ini diikuti oleh ribuan personel yang terdiri dari prajurit TNI, anggota Polri, serta siswa-siswi terbaik yang lolos seleksi Paskibraka Nasional. Latihan ini dipantau langsung oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.

Antusiasme Masyarakat dan Penambahan Kuota

Selain memantau latihan, Mensesneg juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan upacara secara langsung di Istana. Pemerintah mencatat lebih dari 336 ribu orang mendaftar untuk mendapatkan undangan.

Menanggapi hal tersebut, panitia memutuskan untuk menambah kuota undangan sebanyak 3.400 tiket yang akan dibagi untuk sesi upacara pagi dan penurunan bendera sore hari. Pendaftaran untuk tambahan kuota ini dibuka melalui laman resmi Pandang Istana. “Kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita yang belum pernah sama sekali (hadir),” ujar Prasetyo.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Jalan Veteran dan Jalan Merdeka Utara selama beberapa hari ke depan dan mencari jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan selama proses persiapan upacara berlangsung.


( berbagai sumber)