Kebakaran Tebet yang Tewaskan 4 Orang Diduga Dipicu Listrik

kebakaran tebet

Kebakaran menyebabkan empat orang meninggal dari kebakaran rumah di Jalan Rasamala II RT 09/RW 1, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta, Senin (24/8/2026). (Foto: Gulkarmat Jakarta Selatan)

Editor: Saeful Imam

GEBRAK.ID — Kebakaran maut terjadi di Jalan Rasamala II RT 09/RW 01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026) dini hari. Empat orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menyebut dugaan sementara kebakaran berasal dari fenomena listrik.

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan, api diduga pertama kali muncul di bagian bawah ruang mesin fotokopi yang berada di area rumah kos sekaligus tempat usaha.

“Dugaan penyebab kebakaran di rumah kos dan tempat usaha fotokopi karena fenomena listrik,” kata Asril Rizal di Jakarta, Senin.

Peristiwa bermula ketika seorang penghuni kos mendengar teriakan bahwa terjadi kebakaran dari bangunan di sebelahnya. Tak lama kemudian, asap mulai masuk ke dalam kamar.

Penghuni tersebut kemudian keluar untuk menyelamatkan diri bersama temannya. Berdasarkan keterangan awal, titik api diduga berada di sekitar ruang mesin fotokopi.

“Dugaan api terjadi dari bagian kos sebelah dari bagian bawah ruang mesin fotokopi,” ujar Asril.

Gulkarmat Jakarta Selatan menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.20 WIB. Petugas langsung mengerahkan 86 personel untuk menangani kebakaran yang melanda area seluas sekitar 1.200 meter persegi.

Upaya pemadaman berlangsung hingga pagi hari. Sebelumnya, pada sekitar pukul 05.02 WIB, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kebakaran tersebut akhirnya dinyatakan selesai ditangani dengan status hijau.

Empat korban meninggal dunia dalam kejadian itu masing-masing wanita berinisial RA (68 tahun), pria SH (77), pria RPW (40), serta seorang penghuni kos laki-laki yang identitasnya masih belum diketahui.

Selain korban meninggal, seorang pria berinisial G (25) mengalami luka akibat peristiwa tersebut.

“Empat orang meninggal dan satu orang terluka,” kata Asril.

Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan masih melakukan pendataan terkait kronologi lengkap kejadian serta kerugian yang ditimbulkan. Dugaan fenomena listrik menjadi fokus awal penyelidikan penyebab kebakaran.

Peristiwa ini kembali menunjukkan risiko kebakaran di bangunan yang memiliki aktivitas usaha sekaligus hunian. Kondisi instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik, termasuk mesin fotokopi, menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk mencegah kejadian serupa.

(Sumber: Gulkarmat Jaksel)