Prabowo Usulkan Aida S. Budiman Jadi Deputi Gubernur Senior BI, Ini Daftar Lengkap Calon Petinggi BI
Presiden Prabowo Subianto mengirim Surpres berisi empat nama calon pimpinan Bank Indonesia ke DPR. Aida S. Budiman diusulkan mengisi posisi Deputi Gubernur Senior BI.
Presiden Prabowo usulkan Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur BI. (Foto: setkab)
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI. Nama Aida tercantum dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diterima pimpinan DPR RI.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, Surpres tersebut juga memuat nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI serta dua nama untuk posisi Deputi Gubernur BI.
“Satu calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S Budiman,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Untuk posisi Deputi Gubernur BI, Presiden mengusulkan Solihin M. Juhro dan M. Anwar Bashori. Dengan demikian, terdapat empat nama yang akan diproses DPR untuk mengisi posisi strategis di Bank Indonesia.
Aida S. Budiman Punya Pengalaman Panjang di BI
Aida S. Budiman bukan nama baru dalam jajaran pimpinan Bank Indonesia. Ia saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI dan telah menduduki posisi tersebut sejak Januari 2022.
Berdasarkan profil resmi Bank Indonesia, Aida lahir di Bogor pada 1965. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Sosial-Ekonomi Pertanian/Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada 1987. Aida kemudian memperoleh gelar Master of Economics dari University of Southern California pada 1996 dan gelar PhD bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.
Karier Aida di Bank Indonesia telah berlangsung sejak 1991
Sebelum menjadi Deputi Gubernur, ia pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membawahi kebijakan strategis sektor moneter, bauran kebijakan BI, serta sinergi dengan kebijakan nasional. Ia juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter serta Kepala Departemen Internasional BI.
Aida resmi diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tahun 2021. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022 dengan masa jabatan lima tahun atau hingga 2027.
Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Selain Aida, Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI. Destry sebelumnya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI.
Pengusulan Destry menjadi Gubernur BI menjadi bagian penting dari proses penataan kembali jajaran pimpinan bank sentral setelah terjadi perubahan pada posisi Gubernur BI.
Dikutip dari Antara, Destry saat ini menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada Juli 2026. Dengan pengalaman sebelumnya sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry dinilai memiliki pengalaman panjang dalam kebijakan ekonomi dan moneter.
DPR Siapkan Proses Uji Kelayakan
Setelah menerima Surpres dari Presiden, DPR akan memproses nama-nama tersebut melalui mekanisme yang berlaku. DPR menyatakan proses terhadap calon pimpinan BI akan dilanjutkan, termasuk tahapan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
Uji kelayakan terhadap empat calon pejabat BI dijadwalkan berlangsung pada pekan berikutnya.
Tahapan tersebut menjadi proses penting sebelum DPR memberikan persetujuan terhadap calon yang diajukan Presiden. Posisi Deputi Gubernur Senior memiliki peran strategis dalam struktur Dewan Gubernur BI.
Karena itu, pencalonan Aida menjadi Deputi Gubernur Senior akan menjadi salah satu perhatian dalam proses uji kelayakan di DPR.
Pengalaman Aida di Kebijakan Moneter
Pengalaman Aida selama berkarier di BI banyak berkaitan dengan kebijakan moneter, bauran kebijakan, hubungan internasional, serta koordinasi kebijakan ekonomi.
Dalam profil kelembagaan BI, Aida disebut terlibat dalam penguatan kerangka bauran kebijakan Bank Indonesia dan perumusan sektor prioritas untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Ia juga pernah mewakili BI dalam berbagai forum internasional dan kelompok kerja terkait kebijakan ekonomi dan keuangan, termasuk pernah bertugas sebagai Alternate Executive Director pada IMF di Washington DC.
Jika nantinya mendapat persetujuan DPR dan ditetapkan, Aida akan naik dari posisi Deputi Gubernur menjadi Deputi Gubernur Senior BI.
Proses selanjutnya berada di DPR untuk menilai kelayakan para kandidat sebelum memberikan persetujuan atas nama-nama yang diajukan Presiden.
( berbagai sumber)
