Sekolah Kedinasan STMKG Buka Pendaftaran 18 Agustus 2026: Ini Syarat dan Kuotanya Lengkap

sekolah dinas stmkg

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) segera membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) 2026. (Foto: Dok.STMKG)

Editor: Devona R

GEBRAK.ID, JAKARTA — Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) segera membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) 2026. Pendaftaran sekolah kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersebut dimulai 18 Agustus 2026.

STMKG menerima calon taruna dan taruni dari lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat dari semua jurusan. Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan STMKG akan bekerja di BMKG sesuai ketentuan yang berlaku.

Peserta juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menariknya, biaya pendidikan selama menempuh studi di STMKG ditanggung negara atau gratis. Namun, peserta tetap harus membayar biaya yang muncul selama proses seleksi hingga daftar ulang setelah dinyatakan diterima.

Kuota STMKG 2026

PTB STMKG 2026 menyediakan 130 formasi jenjang Sarjana Terapan (D4) yang tersebar pada empat program studi.

Keempat program studi tersebut terdiri atas Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, serta Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Formasi terbagi menjadi formasi nasional dan afirmasi. Formasi nasional terbuka bagi peserta dari seluruh wilayah Indonesia, sedangkan formasi afirmasi mencakup Afirmasi Orang Asli Papua (OAP), Non-OAP, serta afirmasi daerah tertentu.

Rinciannya sebagai berikut:

Formasi nasional:
Meteorologi: 25
Klimatologi: 10
Geofisika: 10
Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 15

Afirmasi OAP:
Meteorologi: 5
Klimatologi: 2
Geofisika: 2
Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 3

Afirmasi Non-OAP:
Meteorologi: 4
Klimatologi: 3
Geofisika: 2
Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 2

Sementara itu, formasi afirmasi daerah tersedia untuk Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.

Syarat Pendaftaran STMKG 2026

Calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan rohani, serta tidak buta warna.

Usia peserta minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026. Peserta juga belum menikah dan wajib bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

Untuk tinggi badan, STMKG menetapkan minimal 155 sentimeter bagi laki-laki dan 150 sentimeter bagi perempuan dengan berat badan yang seimbang.

Peserta yang berkacamata tetap dapat mendaftar. Ketentuannya, lensa sferis maksimal minus 4 dioptri atau lensa silindris maksimal minus 2 dioptri. Peserta juga harus bersedia menjalani pengobatan LASIK dengan biaya sendiri jika dinyatakan diterima atau lulus seleksi.

Selain itu, peserta wajib bebas narkoba, tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain, bersedia bekerja di BMKG setelah lulus, serta siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Dari sisi akademik, peserta harus lulus atau akan lulus SMA, MA, SMK, atau sederajat dari semua jurusan. Bagi lulusan 2026 yang ijazahnya belum terbit, peserta dapat menggunakan surat keterangan lulus atau surat keterangan aktif sebagai siswa kelas 12 sesuai ketentuan.

Tahapan Seleksi

Seleksi STMKG 2026 berlangsung melalui beberapa tahapan. Peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi administrasi, kemudian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Tahap berikutnya mencakup Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara. Setelah seluruh tahapan selesai, STMKG akan mengumumkan kelulusan akhir.

Tes kebugaran menggunakan metode Cooper Test dengan lari sejauh 2,4 kilometer. Peserta laki-laki mendapat nilai tertinggi 100 jika mampu mencatat waktu kurang dari 8 menit 37 detik. Sementara peserta perempuan harus mencatat waktu kurang dari 11 menit 50 detik untuk memperoleh nilai tersebut.

Wawancara juga menjadi bagian penting dalam seleksi. Penilaiannya mencakup motivasi dan komitmen, kemampuan berpikir kritis dan strategis, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan interpersonal, kesadaran diri, kecerdasan emosi, serta kemampuan belajar dan mengembangkan diri.

Biaya Pendaftaran STMKG

Peserta perlu menyiapkan sejumlah biaya selama proses seleksi. Biaya pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000.

Selain itu, peserta membayar Rp100.000 untuk Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tahap SKD dan Rp100.000 untuk CAT BKN pada tahap SKB.

Adapun biaya pendidikan selama menjadi taruna STMKG ditanggung negara.

Cara Daftar STMKG 2026

Cara Daftar Sekolah Kedinasan STMKG 2026

  1. Baca dan cermati pengumuman PTB STMKG di https://ptb.stmkg.ac.id.
  2. Buat akun di portal SIMAS STMKG https://simas.stmkg.ac.id/spmbfront/ dan bayar Rp 75.000
  3. Simpan bukti pembayaran
  4. Buat akun di portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) https://sscasn.bkn.go.id
  5. Unggah bukti pembayaran dan dokumen pendaftaran
  6. Login lagi ke portal SSCASN dengan NIK dan kata sandi yang sudah didaftarkan
  7. Pilih STMKG (hanya bisa memilih 1 sekolah kedinasan)
  8. Periksa lagi resume
  9. Cetak bukti pendaftaran.

Bagi calon peserta yang ingin mengikuti seleksi STMKG 2026, penting mencermati seluruh persyaratan, dokumen, jadwal, serta ketentuan afirmasi sebelum melakukan pendaftaran.

(Sumber: BMKG)