Shin Tae-yong Klaim Performa Persija Sudah 80 Persen, Target 100 Persen Jelang Musim Baru
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menempatkan kondisi fisik sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun performa tim. (Foto: Persija Jakarta)
GEBRAK.ID, JAKARTA — Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mulai melihat perkembangan positif timnya setelah menjalani pemusatan latihan selama dua pekan di Thailand. Juru taktik asal Korea Selatan itu menilai performa skuad Macan Kemayoran kini sudah berada di kisaran 70 hingga 80 persen.
Shin Tae-yong atau STY optimistis Persija bisa mencapai level permainan 100 persen setelah tim menyelesaikan sejumlah agenda persiapan sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.
Selama menjalani pemusatan latihan di Thailand, Persija melakoni dua pertandingan uji coba. Hasilnya cukup positif karena Persija berhasil mengalahkan Police Tero dan Chiangrai United dengan skor identik 2-1.
“Untuk performa bertanding kami, saat ini sudah naik sekitar 70–80 persen. Sekarang tinggal penyesuaian kondisi akhir dan taktik tim, maka akan naik ke 90 persen atau 100 persen,” kata STY, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa (25/8/2026).
Menurut STY, perkembangan Persija tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan. Ia justru lebih memperhatikan kesiapan fisik pemain serta kemampuan mereka memahami dan menjalankan skema permainan yang telah disiapkan.
Pelatih berusia 55 tahun itu menilai Persija kini menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan ketika tampil pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Kehadiran Enam Pemain Timnas Bikin Persija Makin Solid
Salah satu faktor yang membuat permainan Persija berkembang adalah bergabungnya enam pemain timnas Indonesia setelah menjalani tugas di ASEAN Hyundai Cup 2026.
Keenam pemain tersebut yakni Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan. Mereka baru bergabung dengan Persija ketika pemusatan latihan di Thailand sudah memasuki hari kelima.
Kehadiran para pemain tersebut membuat STY melihat peningkatan kekuatan sekaligus kekompakan skuad. “Saat ini performa tim jauh lebih meningkat. Pemain timnas datang, dan itu membuat kami jauh lebih solid,” jelas STY.
Menariknya, enam pemain tersebut juga dinilai mampu beradaptasi dengan cepat. STY mengapresiasi cara mereka menyatu dengan pemain yang lebih dulu mengikuti program persiapan.
“Sangat baik semuanya. Bersama pemain yang sudah ada sebelumnya, mereka membaur menjadi satu tim dengan sangat baik. Jadi, ini sangat menggembirakan,” kata dia.
STY juga mengingatkan bahwa kemenangan dalam laga uji coba bukan tujuan utama. Baginya, pertandingan tersebut menjadi sarana untuk mengukur kesiapan pemain, menjaga kondisi fisik, serta memastikan taktik yang dirancang bisa berjalan sesuai rencana.
Persija Bersiap Hadapi Brisbane Roar
Setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Thailand, Persija masih memiliki satu agenda penting sebelum memulai kompetisi. Macan Kemayoran dijadwalkan memperkenalkan skuad dan jersi anyar sekaligus menjalani pertandingan uji coba melawan Brisbane Roar.
Laga tersebut akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Pertandingan menghadapi klub Australia itu menjadi kesempatan bagi STY untuk kembali mengukur kesiapan Persija sebelum memasuki kompetisi resmi.
Persija kemudian dijadwalkan mengawali perjalanan di Super League 2026/27 dengan pertandingan tandang menghadapi Borneo FC.
Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada 5 September 2026. Persija tentu berharap seluruh persiapan yang dilakukan sejak pramusim mampu mengantarkan tim tampil maksimal sejak pertandingan pertama.
Dengan enam pemain timnas yang sudah bergabung dan program persiapan yang terus berjalan, STY kini membidik satu hal: membawa level permainan Persija dari 70–80 persen menuju 100 persen ketika kompetisi dimulai.
(Sumber: Persija Jakarta)
