Ali/Devin Tersingkir di China Masters 2026, Wakil Malaysia Jadi Penghalang

ali-devin tangkapan layar ig badminton-ina

Langkah ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi terhenti di babak 16 besar China Masters 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Tee Kai Wun/Yap Roy King dalam pertandingan di Shenzhen Arena, Kamis (3/9/2026). (Foto: Tangkapan layar Instagram/@badminton.ina)

GEBRAK.ID — Langkah ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi terhenti di babak 16 besar China Masters 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Tee Kai Wun/Yap Roy King dalam pertandingan di Shenzhen Arena, Kamis (3/9/2026).

Ali/Devin kalah dua gim langsung dengan skor 16-21, 19-21. Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia gagal melanjutkan perjuangan ke perempat final turnamen BWF level tinggi tersebut.

Pertandingan sebenarnya dimulai cukup baik bagi Ali/Devin. Mereka mampu membuka gim pertama dengan keunggulan 5-3. Namun, Tee/Yap segera merespons dan menyamakan skor menjadi 5-5.

Momentum kemudian beralih ke pasangan Malaysia. Tee/Yap sempat menjauh 8-5, sebelum Ali/Devin kembali mengejar hingga kedudukan 8-8.

Persaingan ketat berlanjut menjelang interval. Tee/Yap mampu mempertahankan keunggulan tipis 11-9 saat memasuki jeda.

Setelah interval, pasangan Malaysia tampil lebih konsisten. Mereka mampu mengontrol jalannya reli dan terus mengumpulkan angka. Ali/Devin kesulitan mengejar hingga akhirnya Tee/Yap mengunci gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Ali/Devin mencoba bangkit pada gim kedua. Mereka langsung bermain agresif dan unggul 4-1.

Namun, Tee/Yap kembali menunjukkan ketenangan. Pasangan Malaysia perlahan memangkas jarak hingga hanya tertinggal 6-7.

Situasi berubah ketika Tee/Yap berhasil membalikkan keadaan dan memimpin 11-10. Keunggulan tersebut menjadi titik penting karena pasangan Malaysia semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan.

Ali/Devin belum menyerah. Mereka terus memberikan tekanan dan sempat mendekat pada kedudukan 18-19. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Tee/Yap berhasil menjaga keunggulan dan menutup gim kedua dengan skor 21-19. Ali/Devin pun harus menerima kenyataan tersingkir pada babak 16 besar China Masters 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: BWF)