Bappenas dan BRIN Perkuat Ekosistem Talenta Riset, dari Potensi hingga Inovasi

peneliti-BRIN

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memperkuat ekosistem pembinaan talenta riset dan inovasi di Indonesia. (Foto ilustrasi: BRIN)

GEBRAK.ID, JAKARTA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memperkuat ekosistem pembinaan talenta riset dan inovasi di Indonesia.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar pengembangan talenta tidak berhenti pada tahap menemukan individu berpotensi, tetapi berlanjut hingga mereka mampu menghasilkan karya dan inovasi yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional.

Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali mengatakan, tantangan utama pengembangan talenta bukan sekadar mencari individu terbaik. Pemerintah juga perlu memastikan setiap tahapan perjalanan talenta terhubung dengan baik.

“Tantangan pengembangan talenta saat ini bukan semata menemukan individu-individu terbaik, tetapi memastikan tidak ada mata rantai yang terputus dalam perjalanan talenta dari potensi menuju kontribusi,” kata Pungkas dalam agenda Puncak Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026 Road to Talent Fest Manajemen Talenta Nasional Bidang Riset dan Inovasi di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Pungkas, Manajemen Talenta Nasional (MTN) harus mencakup proses identifikasi, pembinaan, pengembangan kompetensi dan kepakaran hingga membuka ruang bagi talenta untuk menghasilkan riset serta inovasi.

“Yang kita bangun bukan sekadar kumpulan program, tetapi sebuah ekosistem yang menghubungkan talenta dengan pendidikan, fasilitas riset, jejaring, pendanaan, dunia usaha dan industri, serta peluang pengembangan karier,” ujarnya.

Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa talenta riset membutuhkan proses pembinaan jangka panjang. Potensi, kata dia, harus ditemukan sejak dini dan mendapat ruang untuk berkembang melalui pengalaman riset, pendampingan, jejaring, serta akses terhadap fasilitas yang memadai.

“Talenta riset tidak lahir secara instan. Potensi perlu ditemukan sejak dini, kemudian diberi ruang untuk tumbuh melalui pembinaan, pengalaman riset, pendampingan, jejaring, dan akses terhadap ekosistem yang mendukung,” ujar Arif.

Penguatan MTN bidang riset dan inovasi juga masuk dalam agenda RPJMN 2025–2029. Dokumen tersebut menetapkan sasaran peningkatan kualitas SDM ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk memperluas talent pool serta memperkuat pembinaan dan fasilitasi talenta riset dan inovasi.

IRIFair 2026 menjadi salah satu wadah untuk membangun jalur pengembangan talenta secara berkelanjutan. Program yang berlangsung sejak 21 September itu mencakup kompetisi, pembimbingan oleh periset, pengenalan fasilitas penelitian, pelatihan, presentasi proyek riset, penguatan jejaring, hingga informasi mengenai peluang karier.

Direktur Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Endang Sulastri mengatakan kegiatan tersebut ingin menunjukkan bahwa perjalanan talenta dapat dibangun secara berkelanjutan, mulai dari tumbuhnya minat hingga menghasilkan karya yang berdampak.

Rangkaian Road to Talent Fest juga menghadirkan sesi “Talenta Bicara”, demonstrasi prototipe hasil riset, serta diskusi “Connecting the Dots: The Future of Indonesia’s Research Talents”. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kompetisi B-BRAVE, B-CREATIVE, dan BRINathon.

BRIN juga menyebut penguatan ekosistem talenta dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM, pendanaan, mobilitas talenta, dan rekognisi dengan melibatkan kementerian/lembaga serta perguruan tinggi.

(Devona R/Berbagai Sumber)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID