Basarnas Perluas Pencarian KM Virgo hingga 4.600 Mil Laut, 129 Korban Masih Hilang

basarnas-di-laut

Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, memasuki hari ketiga pada Selasa (15/9/2026). Basarnas memperluas area pencarian dari sebelumnya 2.600 menjadi 4.600 mil laut untuk menjangkau wilayah yang lebih luas. (Foto: Basarnas)

GEBRAK.ID — Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, memasuki hari ketiga pada Selasa (15/9/2026). Basarnas memperluas area pencarian dari sebelumnya 2.600 menjadi 4.600 mil laut untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan area operasi kini dibagi menjadi enam sektor. Perluasan tersebut dilakukan dari titik acuan atau datum lokasi kecelakaan.

“Hari ini luas pencarian untuk wilayah perairan atau laut 4.600 mil laut, jadi hampir dua kali lipat dari hari kemarin. Dibagi menjadi enam sektor,” kata Putu di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).

Sebelumnya, pada hari kedua operasi, Basarnas menyisir area hingga 2.600 mil laut dengan pola pencarian paralel. Pembagian sektor dilakukan agar jalur operasi antartim tidak saling bertabrakan sehingga setiap wilayah dapat ditelusuri secara maksimal.

Data Basarnas hingga Selasa (15/9/2026) pukul 09.00 Wita mencatat 114 orang telah ditemukan. Mereka terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan jumlah penumpang mencapai 243 orang, masih terdapat 129 korban yang belum ditemukan.

Dari 114 korban yang ditemukan, sebanyak 110 orang sudah tiba di Banjarmasin. Rinciannya 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Sementara empat korban meninggal lainnya masih menjalani proses evakuasi menggunakan armada udara.

Pencarian juga diperkuat dengan kemampuan operasi bawah laut. KRI Canopus disiapkan untuk mendukung pencarian di bawah permukaan laut setelah kondisi cuaca menghambat pengerahan penyelam pada hari kedua. Kapal tersebut memiliki kemampuan untuk membantu operasi pencarian bawah air.

Sementara itu, bangkai KM Virgo Transport 8 diketahui berada di kedalaman sekitar 30 meter dalam kondisi terbalik. Posisi kapal juga dilaporkan bergeser sekitar 1,6 mil laut ke arah barat dari titik awal akibat pengaruh arus laut. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan strategi pencarian dan penanganan kapal.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Kapal kemudian dilaporkan mengalami kecelakaan dan hilang kontak di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Basarnas bersama unsur TNI AL, Polri, BNPB dan sejumlah unsur terkait terus melakukan pencarian melalui sektor laut, udara, serta operasi bawah air untuk menemukan 129 korban yang masih dinyatakan hilang.

(Saeful Imam/Sumber: Basarnas)