Ini Biang Kerok Jorge Martin kalah dari Marc Marquez di MotoGP San Marino

Jorge Martin.

Pembalap MotoGP dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin. (Foto: MotoGP)

GEBRAK.ID – Jorge Martin gagal mempertahankan peluang meraih kemenangan di MotoGP San Marino 2026. Pembalap Aprilia Racing itu sempat berada di posisi terdepan, tetapi akhirnya finis kelima setelah mengalami masalah serius pada lengannya.

Balapan utama di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2026), awalnya berjalan menjanjikan bagi Martin. Ia mampu bersaing di barisan depan dan sempat memimpin lomba. Namun, kecepatannya menurun drastis ketika masalah arm pump mulai terasa.

Kondisi tersebut membuat Martin kesulitan mengendalikan motornya, terutama ketika melakukan pengereman keras dan membuka gas. Rasa sakit yang semakin parah membuat performanya terus merosot hingga melewati garis finis di posisi kelima.

“Saya mengalami masalah serius dengan arm pump,” ujar Martin seperti dilansir Crash, Senin (14/9/2026).

Arm pump merupakan kondisi ketika otot pada lengan mengalami pembengkakan dan meningkatkan tekanan di dalam jaringan. Situasi itu dapat mengganggu aliran darah serta membuat tangan terasa kaku dan kehilangan tenaga.

Bagi pembalap MotoGP, kondisi tersebut tentu sangat berpengaruh karena kendali motor membutuhkan kekuatan dan presisi tinggi.

Martin mengakui dirinya sebenarnya mampu bersaing dengan Marc Marquez pada awal balapan. Namun, rasa sakit yang muncul membuat situasi berubah.

“Sayang sekali. Menurut saya, kami kehilangan peluang besar hari ini. Saya mengawali balapan dengan sangat baik,” kata Martin. “Kemudian saya mulai mengalami masalah saat mengerem dan membuka gas, dan kondisinya semakin memburuk di setiap putaran.”

Masalah tersebut bahkan membuat Martin merasa tidak lagi mampu mengendalikan motor secara maksimal. “Pada akhirnya, saya tidak bisa berbuat apa-apa; saya benar-benar kehilangan kendali atas motor,” ujarnya.

Hasil di Misano membuat posisi Martin dalam persaingan gelar MotoGP 2026 kembali berubah. Marc Marquez memenangi balapan setelah Marco Bezzecchi terjatuh pada awal lomba, sedangkan Martin harus puas di posisi kelima.

Martin dan Marquez kini sama-sama mengoleksi 274 poin. Namun, Marquez berada di puncak klasemen karena unggul jumlah kemenangan balapan utama, yakni lima berbanding satu.

Situasi tersebut membuat kondisi fisik Martin menjadi perhatian menjelang seri berikutnya. Ia menyebut tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pemulihan sebelum menghadapi MotoGP Austria.

“Saya harus memulihkan diri dengan baik dan berusaha tetap fokus untuk balapan di Austria. Namun, kami jelas perlu memahami langkah selanjutnya setelah Austria, apakah saya perlu menjalani operasi atau tidak, mengingat jadwal balapan yang sangat padat saat ini,” jelas Martin.

Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, kondisi lengan Martin kini menjadi salah satu faktor penting dalam perburuan gelar juara dunia. Setelah kehilangan posisi teratas di Misano, pembalap Aprilia itu harus segera memulihkan kondisi fisiknya agar tidak semakin tertinggal dari Marquez.

(A. Rayyan K/Sumber: Crash.net)